Dear Mom's, Harga Emas Antam Termurah 6 Bulan! Diramal Naik

Investment - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
12 October 2021 08:54
Petugas menunjukkan koin emas Dirham di Gerai Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis (4/2/2021). Bank Indonesia (BI) mengajak masyarakat dan berbagai pihak untuk menjaga kedaulatan Rupiah sebagai mata uang NKRI.    (CNBC Indonesia/ Tri Susislo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk. atau yang dikenal dengan emas Antam kini berada di level termurah dalam lebih dari 6 bulan terakhir. Meski demikian, beberapa analis masih optimis akan kembali naiknya harga emas.

Melansir data dari situs resmi milik PT Antam, logammulia.com, harga emas batangan hari ini turun Rp 2.000/gram. Emas dengan berat 1 gram dijual Rp 912.000/batang, termurah sejak 31 Maret.

PT Antam menjual emas batangan mulai satuan 0,5 gram hingga 1.000 gram, semuanya mengalami penurunan. Tetapi harga jualnya belum termasuk pajak 0,9% bagi pembelian tanpa menggunakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan 0,45% dengan NPWP.


BeratHarga DasarHarga NPWP (+Pajak 0.45%)Harga Non NPWP (+Pajak 0.90%)
0.5 gr506,000508,000510,000
1 gr912,000916,000920,000
2 gr1,764,0001,771,0001,779,000
3 gr2,621,0002,632,0002,644,000
5 gr4,335,0004,354,0004,374,000
10 gr8,615,0008,653,0008,692,000
25 gr21,412,00021,508,00021,604,000
50 gr42,745,00042,937,00043,129,000
100 gr85,412,00085,796,00086,180,000
250 gr213,265,000214,224,000215,184,000
500 gr426,320,000428,238,000430,156,000
1000 gr852,600,000856,436,000860,273,000


Penurunan harga emas Antam mengikuti emas dunia yang kemarin turun 0,16% ke Rp 1.753,85/troy ons. Dolar AS yang masih kuat menjadi penyebab emas mengalami tekanan, tetapi hal itu diperkirakan akan segera berakhir.

"Dolar AS adalah faktor utama (menentukan harga emas). Dominasi dolar AS masih akan berlangsung hingga The Fed (bank sentral AS) mengumumkan tapering. Tetapi tekanan bagi emas sudah hampir berakhir, dan kita mendekati stabilitas harga dan pada akhirnya kembali menguat secara historis dalam jangka panjang," kata Edward Moya, analis di OANDA, sebagaimana dilansir CNBC International.

Analis lain mengatakan adanya risiko stagflasi akan membuat emas kembali menguat. Stagflasi merupakan kondisi dimana inflasi tinggi, tetapi pertumbuhan ekonomi justru melambat.

Hal tersebut bisa terjadi, mengingat saat ini inflasi di berbagai negara sangat tinggi, termasuk di Amerika Serikat. Bahkan, dengan harga minyak mentah yang terus menanjak, inflasi bisa lebih tinggi lagi.

"Dorongan penguatan bagi emas bisa datang dari pelaku pasar yang melihat saat ini akan terjadi stagflasi. Saat itu akan menjadi momen terbaik bagi emas, sebab inflasi terus meninggi," kata Philip Streible, kepala strategi di Blue Line Futures yang berbasis di Chicago.

Ketika harga emas dunia mampu bangkit, maka harga emas Antam tentunya akan ikut terkerek.

TIM RISET CNBC INDONESIA 


[Gambas:Video CNBC]

(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading