Mau Cuan Investasi, Yuk Baca Dulu Pesan Bu Sri Mulyani!

Investment - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
03 August 2021 14:30
INFOGRAFIS, Simak!, Sri Mulyani Ungkap 5 Ancaman Ekonomi Dunia

Sri Mulyani Ingatkan Jangan Terbuai Janji Iming-Iming Cuan Besar dalam Berinvestasi

Jakarta, CNBC Indonesia - Melihat pesatnya dari generasi milenial yang mulai berinvestasi di berbagai instrumen membuat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak terbuai iming-iming 'cuan' atau keuntungan besar dalam berinvestasi.

Sri Mulyani menjelaskan bahwa saat ini indeks inklusi keuangan di Indonesia masih berada pada kisaran 76,19% dan masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu pemahaman masyarakat dalam mengelola keuangan dan berinvestasi harus ditingkatkan.


Masyarakat pun diminta untuk tidak mudah diiming-imingi oleh berbagai instrumen investasi yang kelihatannya menarik, namun sebenarnya berbahaya.

"Untuk menjaga kesejahteraan aset yang mereka miliki, tidak mudah diiming-imingi oleh instrumen-instrumen yang kelihatannya menarik, meyakinkan. Namun, sebenarnya berbahaya dan kehilangan seluruh uang mereka," jelas Sri Mulyani

"Ini yang sering terjadi, masyarakat diberikan janji-janji, iming-iming entah dalam rate of return atau bentuk lain dan uangnya hilang. Itu merupakan suatu kejahatan, perlu untuk menjaga dan memberikan edukasi ke masyarakat," kata Sri Mulyani melanjutkan.

Meskipun OJK selalu berupaya untuk memberantas tindakan ilegal investasi di Indonesia, namun kata Sri Mulyani jumlah orang yang ingin mengincar dana masyarakat terus bertambah. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati.

"Orang yang ingin mengincar dana anda itu sangat banyak dan mereka terus muncul dan ada di sekitar Anda, jadi harus hati-hati," kata Sri Mulyani menghimbau.

Untuk diketahui, sepanjang tahun 2020, jumlah investor di Pasar Modal Indonesia yang terdiri atas investor saham, obligasi, maupun reksadana, mengalami peningkatan sebesar 56,21% mencapai 3,88 juta Single Investor Identification (SID) sampai dengan 29 Desember 2020, dibandingkan jumlah investor pada akhir 2019 yang sebanyak 2,48 juta investor.

Data terbaru, berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per akhir April 2021, jumlah single investor identification (SID) pasar modal mencapai 5.088.093 investor. Realisasi tersebut tumbuh 31,11% dari posisi akhir 2020 lalu yang sebanyak 3.880.753 SID. SID tersebut termasuk investor saham, reksa dana, dan obligasi.


[Gambas:Video CNBC]

(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading