Ini Dia Saham-saham Ritel Pilihan Saat Covid-19 RI 'Meledak'

Investment - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
29 June 2021 17:45
Kondisi papan perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (9/2/2018). IHSG hari ini bergerak negatif karena respon sentimen anjloknya bursa saham Amerika hingga 4,15%. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - KasusĀ Covid-19 yang kian meningkat di Indonesia membuat pemerintah mengambil langkah melakukan penguatan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

Penguatan PPKM mikro ini tentu berimbas pada beberapa emiten ritel. Meski begitu, Putu Chantika, analis NH Korindo Sekuritas, mengatakan masih banyak saham ritel yang menarik untuk disimak, yaitu Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT), Ace Hardware Indonesia Tbk. (ACES), hingga PT Matahari Putra Prima Tbk. (MPPA).

"Misalnya ERAA, demand-nya ini sangat dibutuhkan. Penjualan dari handphone ini tercatat positif. Momentumnya juga cukup bagus di tengah pandemi seperti ini. Hal ini menjadi salah satu key driver untuk pendapatan dari Era Jaya," kata Putu dalam program Investime CNBC Indonesia pada Senin (28/6/2021).

Menurut Putu, kinerja saham ERAA dapat tumbuh positif jika dilihat dari peningkatan harga jual rata-rata. Apalagi, kata dia, ERAA menjual salah satu brand Apple yang menargetkan premium market.

"Di tengah era pandemi, mereka justru cukup tidak terpengaruh, dibandingkan dengan segmen yang di bawahnya. Sementara dilihat dari volume penjualannya itu tercatat mengalami peningkatan. Dari sini kita bisa melihat memang di tengah pandemi ada peritel yang kinerjanya cukup bagus," katanya.

Sementara untuk saham AMRT dikatakan masih menarik. Menurut Putu, keuntungan dari AMRT adalah lokasinya yang strategis dan ini biasanya dekat dengan residensial atau tempat tinggal, sehingga masyarakat lebih mudah untuk mengaksesnya.



"Sementara performancenya juga sangat bagus, tahun 2020 cukup resilient di tengah pandemi. Selain itu, dengan AMRT memiliki platform digital juga membantu masyarakat tidak harus pergi atau berbelanja ke tokonya langsung. Ini memudahkan masyarakat melakukan pembelanjaan," ujarnya.

Sementara untuk emiten lain, Putu memperhatikan saham MPPA karena kinerjanya dikatakan cukup bagus selama pandemi.

"MPPA ini sebenarnya cukup bagus. Terlebih jika kita lihat mereka menaungi seperti Hypermart, Matahari, masih emiten dari Lippo Group juga," katanya.

"Kita lihat strategi dari MPPA ini mengembangkan platform digital dan bekerja sama dengan e-commerce seperti Tokopedia, GrabMart, dan Shopee. Ini sangat membantu ritel, meskipun jam operasional dibatasi, penjualan online ini mencatatkan pertumbuhan."

Menurut Putu, yang terpenting adalah apakah emiten ritel sudah menyediakan layanan digital. Sebab selama pandemi, akan sulit mengandalkan penjualan offline.

"Selain itu juga apakah company ini juga melakukan efisiensi, karena ada biaya operasional yang tetap berjalan. Kalau ini tidak diimbangi dengan pendapatan, hal ini akan mempengaruhi prospek bisnis ke depannya," pungkasnya.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kenali Private Placement Yang Disebut Rugikan Investor Ritel


(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading