Joss! Awal Kuartal II-2021 Harga Emas Antam Melesat 1% Lebih

Investment - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
01 April 2021 10:19
Petugas menunjukkan koin emas Dirham di Gerai Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis (4/2/2021). Bank Indonesia (BI) mengajak masyarakat dan berbagai pihak untuk menjaga kedaulatan Rupiah sebagai mata uang NKRI.    (CNBC Indonesia/ Tri Susislo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sepanjang kuartal I-2021 harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. atau yang dikenal dengan emas Antam anjlok tajam. Namun di awal kuartal II, Kamis (1/4/2021) harga emas Antam langsung melesat naik.

Berdasarkan data dari situs resmi PT Antam, logammulia.com, harga emas Antam ukuran/satuan 1 gram anjlok 6,5% sepanjang kuartal I-2021. Sementara pada perdagangan hari ini, melesat 1,11% ke Rp 913.000/batang.

Sementara itu satuan 100 gram yang biasa menjadi acuan melesat 1,18% ke Rp 85.512.000/batang atau Rp 855.120/gram.


Emas BatanganHarga per BatangHarga per Gram
0,5 GramRp 506.500Rp 1.013.000
1 GramRp 913.000Rp 913.000
2 GramRp 1.766.000Rp 883.000
3 GramRp 2.624.000Rp 874.667
5 GramRp 4.340.000Rp 868.000
10 GramRp 8.625.000Rp 862.500
25 GramRp 21.437.000Rp 857.480
50 GramRp 42.795.000Rp 855.900
100 GramRp 85.512.000Rp 855.120
250 GramRp 213.515.000Rp 854.060
500 GramRp 426.820.000Rp 853.640
1000 GramRp 853.600.000Rp 853.600

Harga emas dunia yang melesat pada perdagangan Rabu kemarin membuat harga emas Antam akhirnya bangkit dari level terendah 9 bulan.

Data dari Refinitiv menunjukkan harga emas dunia kemarin melesat 1,3% ke US$ 1.707/troy ons. Melesatnya harga emas dunia tersebut didorong oleh aksi bargain hunting setelah indeks indeks dolar AS mengalami penurunan.

Sebelum melesat naik kemarin, harga emas dunia sudah ambrol lebih dari 10% sepanjang kuartal I-2021. Kinerja tersebut merupakan yang terburuk dalam lebih dari 4 tahun terakhir.

Dengan penurunan tajam di kuartal I, serta indeks dolar yang turun dari level tertinggi 4 bulan, tentunya menarik minat pelaku pasar untuk membeli di harga murah. Alhasil, harga emas dunia pun melesat naik, dan mengerek harga emas Antam.

Melesatnya harga emas Atam di awal kuartal II-2020 bisa menjadi kabar bagus, apalagi ke depannya harga logam mulia diramal masih bisa naik lagi, bahkan memecahkan rekor tertinggi sepanjang masa.

Kepala aset riil di Wells Fargo, John LaForge, mengatakan harga emas dunia masih berpeluang menguat, bahkan mencapai US$ 2.200/troy ons, yang berarti melewati rekor saat ini US$ 2.072,49/troy ons.

LaForge melihat pemicu penguatan emas di tahun ini adalah melambatnya pertumbuhan supply emas.

"Supply emas telah berubah dari berlebihan menjadi kurang, Di masa lalu, saat supply berkurang maka harga akan naik tajam," kata LaForge sebagaimana dilansir Kitco, Senin (30/3/2021).

Ia juga menunjukkan di tahun 2018, supply emas berlebihan sehingga harganya sulit untuk menguat.

Namun, selepas 2018, permintaan emas menjadi meningkat, dan supply yang menjadi berkurang, sehingga LaForge memprediksi emas akan ikut dalam supercycle komoditas, yakni tren kenaikan harga dalam jangka panjang.

TIM RISET CNBC INDONESIA 


[Gambas:Video CNBC]

(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading