Emas Antam "Lenyap" di Pegadaian Hari Ini, Ada yang Borong?

Investment - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
01 March 2021 10:45
Ilustrasi Emas Pegadaian. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas batangan yang dijual di Pegadaian merosot pada perdagangan Senin (1/3/2021). Ada 3 jenis emas Antam yang dijual, jenis standar bahkan "lenyap" alias tidak ada dijual di Pegadaian.

Melansir data dari situs resmi Pegadaian, emas Antam jenis standar tidak ada satu satuan pun yang diperdagangkan hari ini. Sementara emas Antam jenis retro semua satuan merosot lebih dari 1% dibandingkan dengan harga Jumat pekan lalu.

Satuan 0,5 gram mengalami penurunan terendah, 1,13% ke Rp 437.000/batang, sementara penurunan terbesar (1.32%) terjadi di satuan 3, 25, dan 50 gram.


Emas Antam retro merupakan emas kemasan lama, dimana keping emas dan sertifikatnya terpisah. Emas retro ini terakhir kali diproduksi pada tahun 2018.

Terakhir emas Antam jenis batik, yang paling mahal dibandingkan emas Antam lainnya. Satuan 0,5 gram merosot 1,47% ke Rp 604.000/batang dan satuan 1 gram turun lebih dalam lagi 1,5% ke Rp 1.115.000/batang.

Meski paling mahal, Pegadaian hanya menjual satuan 0,5 gram dan 1 gram, dan terkadang 8 gram.

Kemudian emas UBS, seperti disebutkan sebelumya harganya turun lebih dari 1% di semua satuan.

Berikut daftar lengkap harga emas batangan yang dijual di Pegadaian.

SatuanHarga AntamHarga Antam RetroHarga Antam BatikHarga UBS
0.5Rp0Rp437.000Rp604.000Rp489.000
1.0Rp0Rp873.000Rp1.115.000Rp916.000
1.06Rp0Rp0Rp0Rp0
2.0Rp0Rp1.744.000Rp0Rp1.817.000
2.5Rp0Rp0Rp0Rp0
2.13Rp0Rp0Rp0Rp0
3.0Rp0Rp2.615.000Rp0Rp0
4.0Rp0Rp0Rp0Rp0
4.25Rp0Rp0Rp0Rp0
5.0Rp0Rp4.358.000Rp0Rp4.488.000
8.0Rp0Rp0Rp8.408.000Rp0
10.0Rp0Rp8.714.000Rp0Rp8.928.000
20.0Rp0Rp0Rp0Rp0
25.0Rp0Rp21.783.000Rp0Rp22.276.000
50.0Rp0Rp43.565.000Rp0Rp44.458.000
100.0Rp0Rp87.130.000Rp0Rp88.880.000
250.0Rp0Rp0Rp0Rp222.134.000
500.0Rp0Rp0Rp0Rp443.746.000
1000.0Rp0Rp0


[Gambas:Video CNBC]

(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading