Harga Emas Hari Ini Termurah 6 Bulan, Besok Bakal Naik Gak?

Investment - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
08 February 2021 15:43
Petugas menunjukkan koin emas Dirham di Gerai Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis (4/2/2021). Bank Indonesia (BI) mengajak masyarakat dan berbagai pihak untuk menjaga kedaulatan Rupiah sebagai mata uang NKRI.    (CNBC Indonesia/ Tri Susislo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. atau yang dikenal dengan emas Antam hari ini masih berada di dekat level terendah dalam 6 bulan terakhir.

Sebab, harganya tidak berubah alias mager dibandingkan Sabtu pekan lalu.

Namun, melihat pergerakan harga emas dunia hari ini, emas Antam berpeluang naik Selasa besok.


Emas Antam satuan 1 gram hari ini dibanderol Rp 930.000/batang, sama dengan harga Sabtu lalu, berdasarkan data dari situs resmi PT Antam, logammulia.com. Pada perdagangan Jumat (5/2/2021) harga emas Antam ambrol ke Rp 930.000/batang yang merupakan level terendah sejak 24 Juli 2020.

Sementara harga emas dunia hingga pukul 14:43 WIB, harga emas dunia naik 0,28% ke US$ 1.816,74/troy ons. Jika mampu dipertahankan hingga penutupan perdagangan nanti, harga emas Antam tentunya akan terkerek naik besok. Apalagi, jika emas dunia mampu melesat lebih tinggi.

Harga emas dunia merupakan salah satu acuan harga logam mulia dalam negeri. Ketika emas dunia menguat maka harga emas Antam biasanya akan mengikuti sehari setelahnya.

Selain itu ada juga faktor lain yang mempengaruhi harga emas Antam, seperti nilai tukar rupiah serta supply-demand.

Tidak hanya hari ini, harga emas dunia diramal akan menguat di pekan ini.

Hasil survei mingguan yang dilakukan Kitco menunjukkan para analis di Wall Street masih optimistis emas akan menguat lagi. Hasil survei tersebut menunjukkan sebanyak 64% dari 14 analis memberikan proyeksi bullish (tren naik) bagi emas di pekan ini. Sementara 29% melihat emas akan bearish (tren turun), dan 7% netral.

Selain itu, survei yang dilakukan terhadap pelaku pasar atau yang disebut Main Street, menunjukkan sebanyak 48% dari 1.823 partisipan memberikan outlook bullish, 31% bearish, dan 21% netral.

Penguatan emas dunia sebenarnya sudah terjadi sejak Jumat lalu setelah indeks dolar AS terkoreksi dari level tertinggi 2 bulan. Rilis data tenaga kerja AS yang kurang bagus membuat indeks dolar AS merosot 0,53%.

Selain itu, Presiden AS, Joseph 'Joe' Biden, bersama Partai Demokrat juga terus mengupayakan cairnya stimulus fiskal senilai US$E 1,9 triliun.

House of Representative (DPR) AS sudah menyepakati resolusi anggaran pada Rabu pekan lalu waktu setempat. Resolusi tersebut akan diserahkan ke Senat AS dan diprediksi juga akan disepakati di pekan ini. Untuk diketahui DPR dan Senat AS kini sudah dikuasai oleh Partai Demokrat.

Dengan resolusi tersebut pemerintah AS bisa mencairkan stimulus fiskal US$ 1,9 triliun tanpa perlu persetujuan dari Partai Republik. Sehingga lolosnya undang-undang stimulus fiskal tersebut menjadi lebih mudah.

Stimulus fiskal bersama dengan stimulus moneter merupakan bahan bakar utama emas untuk terus menanjak naik.

TIM RISET CNBC INDONESIA 


[Gambas:Video CNBC]

(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading