Duh! Harga Emas Antam "Sudah Jatuh Tertimpa Tangga"

Investment - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
14 January 2021 10:05
Ilustrasi Emas Antam. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Foto: Ilustrasi Emas Antam. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) atau yang dikenal dengan emas Antam jeblok pada perdagangan Kamis (14/1/2020), setelah membukukan penguatan 2 hari beruntun.

Kombinasi turunnya harga emas dunia serta penguatan rupiah memberikan pukulan ganda bagi emas Antam.

Melansir data dari situs resmi PT Antam, logammulia.com, harga emas satuan 1 gram jeblok 1.04% ke Rp 955.000/batang. Penguatan dalam 2 hari terakhir nyaris dibabat habis.


Sementara satuan 100 gram yang biasa dijadikan acuan hari ini dibanderol Rp 89.712.000/batang atau Rp 897.120/gram, merosot 1,1%.

Harga emas dunia kemarin kembali melemah 0,66% ke US$ 1.843,41/troy ons, setelah berhasil bangkit dari penurunan 4 hari beruntun Selasa lalu.

Naik turunnya harga emas belakangan ini sangat dipengaruhi oleh pergerakan indeks dolar AS. Selasa lalu saat emas berhasil bangkit indeks dolar AS melemah, sementara kemarin sebaliknya. Indeks dolar AS menguat 0,29% dan emas melemah 0,66%.

Pergerakan tersebut mengindikasikan pelaku pasar masih menimbang-nimbang kemana dolar AS akan melangkah di tahun ini. Sebab, ada "bisik-bisik" di pasar jika bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) akan memangkas nilai program pembelian aset (quantitative easing/QE) di akhir tahun ini, yang berpeluang membuat dolar AS perkasa.

Di sisi lain, semakin banyak analis mata uang yang memprediksi dolar AS masih akan melemah hingga 2 tahun ke depan.

Saat harga emas dunia merosot, rupiah justru menguat Rabu kemarin. Kombinasi 2 hal tersebut membuat harga emas Antam jeblok lebih dari 1%.

Emas dunia dibanderol dengan dolar AS, saat nilai tukar Mata Uang Garuda menguat, harganya akan menjadi lebih murah ketika dikonversi ke rupiah.

Hal tersebut menyebabkan harga emas Antam ibarat "sudah jatuh tertimpa tangga". "Jatuh" akibat penurunan harga emas dunia, "tertimpa tangga" dari penguatan rupiah.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading