Apes Bun! Harga Emas Antam Turun Lagi Nih, Kapan Naik?

Investment - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
19 November 2020 10:17
Emas Antam Foto: Karyawan menunjukkan emas batangan yang dijual di Butik Emas, Sarinah, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2018). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. turun lagi pada perdagangan Kamis (19/11/2020). Dengan demikian, logam mulia ini sudah turun dalam 3 hari beruntun.

Melansir data dari situs resmi milik PT Antam, logammulia.com, emas Antam satuan 1 gram hari ini dibanderol Rp 973.000/batang, turun 0,21% dari harga kemarin. Total dama 3 hari emas Antam satuan 1 gram sudah turun 1,22%.

Sementara satuan 100 gram yang menjadi acuan hari ini turun 0,22% Rp 915.120/batang.


Penurunan harga emas dunia menjadi pemicu penurunan harga emas Antam dalam 3 hari beruntun. Harga emas dunia kemarin melemah 0,38% ke US$ 1.871,41/troy ons. Emas dunia sudah turun dalam 2 hari terakhir, padahal di pekan ini diprediksi bisa menguat.

Emas masih tertekan akibat perkembangan vaksin virus corona. Pada pekan lalu, Pfizer mengumumkan vaksin buatannya efektif melawan virus corona.

Vaksin tersebut kini sudah selesai uji klinis tahap akhir. Kemarin, Pfizer mengumumkan vaksinnya, BNT162b2, efektif melawan virus corona hingga 95%.

Vaksin dapat membuat hidup kembali normal, roda bisnis kembali berputar, dan perekonomian bangkit. Saat itu terjadi, stimulus fiskal di AS yang akan digelontorkan kemungkinan akan lebih kecil, sehingga "bahan bakar" emas naik menjadi berkurang.

Emas dunia sebenarnya diprediksi menguat di pekan ini. Survei yang dilakukan Kitco terhadap para analis dan pelaku pasar menunjukkan outlook bullish (tren naik) untuk emas di pekan ini.

Kitco melakukan survei terhadap 17 analis di Wall Street pada pekan lalu, dan 10 atau 59% di antaranya memberikan outlook bullish. Sementara survei yang dilakukan terhadap pasar atau yang disebut Main Street juga menunjukkan hal yang sama. Dari 1.511 responden, sebanyak 61% memprediksi emas akan naik di pekan ini.

Philip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures, menjadi salah satu analis yang bullish terhadap emas. Menurutnya penyebaran virus corona di Amerika Serikat (AS) yang melonjak belakangan ini menjadi alasan emas diramal akan naik lagi di pekan ini.

"Kasus Covid-19 sedang naik, jadi ekspektasi pemerintah akan menggelontorkan stimulus lebih besar kembali meningkat. Saya pikir emas jika harga emas kembali naik ke atas US$ 1.900/troy ons, maka investor akan lega, dan kita akan melihat momentum penguatan emas lagi," kata Streible sebagaimana dilansir Kitco, Jumat (13/11/2020).

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading