Harga Emas Antam Turun Lagi, Ada Apa Sih?

Investment - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
24 August 2020 09:48
Emas (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau yang dikenal dengan Logam Mulia turun di awal pekan ini, Senin (24/8/2020). Penurunan tersebut mulai terjadi sejak Kamis pekan lalu.

Melansir data dari situs logammulia.com, harga emas batangan dengan berat 1 gram hari ini dibanderol Rp 1.023.000/batang, turun Rp 4.000 atau 0,39% dari hari Sabtu lalu. Jika dibandingkan dengan harga Rabu (19/8/2020) Rp 1.058.000/batang, artinya logam mulia ini sudah turun 3,31%.

Untuk emas batangan dengan berat 100 gram hari ini dibanderol Rp 96.512.000/batang atau Rp 965.120/gram.


Tren penurunan emas Antam ini mengikuti pergerakan harga emas dunia yang juga menurun sejak perdagangan Rabu pekan lalu. Sebabnya indeks dolar AS yang bangkit dari level terendah 2 tahun, setelah beberapa data ekonomi AS yang cukup bagus.

"Kita melihat beberapa data ekonomi yang lebih bagus dari perkiraan di beberapa aspek, tetapi jelas ada kekhawatiran terkait pandemi Covid-19, dan pasar tenaga kerja," kata David Meger, direktur trading logam mulia di High Ridge Futures.

Penguatan dolar AS tersebut memicu aksi ambil untung (profit taking) terhadap emas. Maklum saja, sebelum melemah harga emas dunia sedang tinggi-tingginya, kembali ke atas US$ 2.000/troy ons. Meski demikian, outlook ke depannya bagi logam mulia ini dikatakan masih cukup cerah.

"Harga emas bak roller-coaster pekan lalu akibat macetnya kesepakatan paket stimulus ekonomi, kebangkitan dolar AS dan suku bunga riil" kata analis Standard Chartered Suki Cooper, seperti dikutip dari Reuters. 

"Kecuali jika ada aksi profit taking lanjutan, kami pikir tren naik jangka panjang (untuk emas) masih tetap utuh karena kami memperkirakan pelemahan dolar AS lebih lanjut dan skala stimulus [yang besar], dan karena kami mengharapkan suku bunga tetap rendah atau negatif," ungkapnya.

TIM RISET CNBC INDONESIA 


[Gambas:Video CNBC]

(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading