Harga Emas Antam Anjlok Rp30.000, Waspada Boleh Panik Jangan!

Investment - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
12 August 2020 10:52
Emas Antam (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk. atau yang dikenal dengan emas Antam turun tajam pada perdagangan Rabu (12/8/2020), terseret ambrolnya harga emas dunia Selasa kemarin.

Berdasarkan data dari situs logammulia.com, emas dengan berat 1 gram hari ini dibanderol Rp 1.026.000/batang, turun Rp 30.000 atau 2,84% dibandingkan harga kemarin.

Sementara emas batangan 100 gram yang biasa menjadi acuan hari ini dibanderol Rp 96.812.000/batang atau Rp 968.120/gram, turun 3,01%.


Harga logam mulia di dalam negeri biasanya mengikuti harga emas dunia. Pada perdagangan Selasa kemarin harga emas dunia merosot US$ 116 atau 5,72% ke US$ 1.911,24/troy ons di pasar spot, melansir data Refinitiv. Penurunan tersebut menjadi penurunan harian terburuk dalam 7 tahun terakhir.

Harga emas dunia mulai merosot sejak hari Jumat pekan lalu, beberapa saat setelah menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa US$ 2.072,49/troy ons.

Penyebab merosotnya emas dunia yakni tanda-tanda pulihnya perekonomian Amerika Serikat (AS) yang membuat idneks dolar AS bangkit dari level terendah 2 tahun dan memicu aksi ambil untung (profit taking) emas.

Aksi profit taking kian menggila setelah media lokal Rusia memberitakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan bahwa pemerintahannya telah memberi persetujuan vaksin virus corona yang pertama di dunia.

Kabar tersebut membuat bursa saham menguat, indeks S&P 500 bahkan sempat mendekati rekor tertinggi sepanjang masa. Ketika aset-aset berisiko menguat, maka daya tarik emas sebagai safe haven menjadi luntur.

Kemerosotan terus berlanjut pada pagi ini, emas dunia ambrol lebih dari 2% ke US$ 1.872,19/troy ons. Sehingga jika dilihat dari rekor tertinggi sepanjang masa, emas dunia sudah ambles lebih dari US$ 200 atau sekitar 9,7%.

Jika terus berlanjut, tentunya akan mempengaruhi harga emas Antam besok. Tetapi jangan panik dulu, karena perdagangan emas dunia masih berlangsung lama (hingga Kamis dini hari), sehingga ada peluang akan bangkit lagi.

Apalagi untuk jangka panjang, outlook harga emas masih positif selama virus corona masih belum berhasil diredam, dan pemulihan ekonomi global berjalan lambat.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading