Turun Goceng, Harga Emas Antam Hari Ini Jadi Rp 886.120/gram

Investment - Haryanto, CNBC Indonesia
17 July 2020 10:29
Emas Antam (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas Antam hari ini, Jumat (17/7/2020) turun Rp 5.000 atau 0,56% menjadi Rp 886.120/gram karena dolar Amerika Serikat (AS) yang menguat dan juga pulihnya ekonomi China dari jeratan resesi, sehingga mendorong investor untuk ambil untung (profit taking).

Sebelumnya, pada perdagangan Kamis kemarin (16/7/2020) harga emas logam mulia acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik Rp 7.000 pada Rp 891.120/gram dari harga Rabu yakni Rp 884.120/gram.

Adapun khusus harga 1 gram emas Antam di Butik Emas LM Pulo Gadung hari ini Jumat (17/7/2020) turun Rp 5.000 atau 0,53% menjadi Rp 944.000/gram setelah kenaikan Rp 7.000 atau 0,74% ke Rp 949.000/gram pada hari Kamis kemarin.


Berdasarkan pencatatan data harga Logam Mulia di gerai Jakarta Gedung Antam di situs logammulia milik Antam hari ini, harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram turun 0,56% berada di Rp 88,612 juta per dari posisi harga kemarin di Rp 89,112 juta per batang.

Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini juga turun Rp 4.000 atau 0,47% ditetapkan pada Rp 844.000/gram dari harga kemarin di Rp 848.000/gram. Harga itu menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.

Harga dan ketersediaan emas di tiap gerai bisa berbeda. Harga emas tersebut akan dikenakan biaya PPh 22 (Pajak Penghasilan Pasal 22 atas emas batangan). Sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% (untuk pemegang NPWP dan 0,9% untuk non NPWP).

Harga Emas Antam 17 Juli 2020

 

Emas AntamFoto: logammulia.com
Emas Antam

 

Penurunan harga emas Antam seiring dengan koreksi harga emas dunia di pasar spot pada penutupan perdagangan hari Kamis (16/7/2020) atau Jumat pagi waktu Indonesia yang turun sebesar US$ 14,68 atau 0,82% ke level US$ 1.796,63/troy ons dari harga sebelumnya pada US$ 1.811,31/troy ons, melansir dari Refinitiv.

Harga emas dunia terpantau melemah di tengah penguatan dolar AS. Selain itu, emas juga terbebani oleh keputusan bank sentral Eropa (European Central Bank/ECB) yang mempertahankan suku bunga acuannya.

Tingkat refi utama dibiarkan tidak berubah pada rekor terendah nol persen dan suku bunga deposito di minus 0,50%, sesuai dengan harapan ekonom, sedangkan suku bunga pinjaman dipertahankan pada 0,25%.

Sementara dolar AS yang lebih tinggi membuat emas batangan menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya, sehingga menekan permintaan yang membuat harga logam mulia tersebut menurun.

 

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(har/har)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading