Duh! Hari Ini Emas Antam Turun Rp 3.000 jadi Rp 879.120/gram

Investment - Haryanto, CNBC Indonesia
10 July 2020 10:30
Emas Antam (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas Antam hari ini, Jumat (10/7/2020) turun Rp 3.000 sebesar 0,34% menjadi Rp 879.120/gram dari harga sebelumnya di Rp 882.120/gram yang juga senada dengan turunnya harga emas dunia di pasar spot.

Harga emas dunia di pasar spot pada penutupan perdagangan hari Kamis kemarin (9/7/2020) atau Jumat pagi waktu Indonesia mengalami koreksi sebesar US$ 7,3 atau 0,4% ke US$ 1.802,82/oz karena rebound atau penguatan dolar AS berkontribusi terhadap penurunan emas.

Sebelumnya, pada perdagangan Kamis kemarin (9/7/2020) harga emas logam mulia acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menguat Rp 6.000 dari harga Rabu yakni Rp 876.120/gram.


Sementara khusus harga 1 gram emas Antam di Butik Emas LM Pulo Gadung hari ini Jumat (10/7/2020) juga turun Rp 3.000 pada Rp 937.000/gram setelah naik Rp 6.000 ke Rp 940.000/gram pada hari Kamis kemarin.

Berdasarkan pencatatan data harga Logam Mulia di gerai Jakarta Gedung Antam di situs logammulia milik Antam hari ini, harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram turun 0,34% berada di Rp 87,912 juta dari harga kemarin Rp 88,212 juta per batang.

Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini turun 0,36% atau Rp 3.000 ditetapkan pada Rp 835.000/gram, dari posisi kemarin Rp 838.000/gram. Harga itu menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.

Harga dan ketersediaan emas di tiap gerai bisa berbeda. Harga emas tersebut akan dikenakan biaya PPh 22 (Pajak Penghasilan Pasal 22 atas emas batangan). Sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% (untuk pemegang NPWP dan 0,9% untuk non NPWP).

Harga Emas Antam 10 Juli 2020

 

Emas AntamFoto: logammulia.com
Emas Antam

 

Harga emas dunia turun pada hari Kamis, sehari setelah melonjak ke level tertinggi dalam kurun hampir sembilan tahun, karena investor menuju ke aset safe-haven dolar AS alias greenback dalam menghadapi rekor kasus virus corona AS.

"Emas telah overbought sedikit setelah melampaui level U$ 1.800/oz dan sekarang kita melihat beberapa investor melakukan aksi jual," kata Edward Meir, analis di ED&F Man Capital Markets, melansir CNBC International.

"Dolar juga sedikit naik, sehingga membebani harga emas juga. Tetapi tidak ada alasan mendasar untuk penurunan emas lebih lanjut, " tambah Meir.

Dolar menguat dari level terendah empat minggu karena saham AS jatuh dengan sentimen pasar berubah hati-hati karena Negeri Paman Sam tersebut mencapai rekor tertinggi pada kasus virus corona baru.

 

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(har/har)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading