Hari Pertama Puasa, Harga Emas Antam Tembus Rp 885.000/gram

Investment - Haryanto, CNBC Indonesia
24 April 2020 04:43
Emas Antam (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Masyarakat Muslim Tanah Air resmi memulai puasa 1 Ramadan 1441 Hijriah mulai Jumat ini (24/4/2020). Di tengah bulan mulia ini, lazimnya salah instrumen investasi yang diandalkan ialah emas logam mulia acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam).

Bagaimana dengan harga emas Antam saat ini?

Pada perdagangan Kamis kemarin (23/4) harga emas Antam naik 0,68% atau sebesar Rp 6.000 menjadi Rp 885.000/gram dari perdagangan Rabu di level Rp 879.000/gram.

Sebelumnya pada perdagangan Rabu, harga emas Antam juga naik 0,46% sebesar Rp 4.000 dari posisi harga Selasa yakni Rp 875.000/gram.

Adapun pada Selasa, harga emas Antam juga menguat 0,81% sebesar Rp 7.000 menjadi Rp 875.000/gram, dari harga Senin Rp 868.000/gram. Artinya sejak Selasa hingga Kamis, alias 3 hari, harga emas Antam sudah melesat Rp 17.000 hingga Kamis kemarin dan ini menjadi sentimen positif untuk harga Jumat ini.


Berdasarkan pencatatan data harga Logam Mulia di gerai Jakarta Gedung Antam di situs logammulia milik Antam, Kamis, harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram menguat 0,68% berada di Rp 88,5 juta dari harga kemarin Rp 87,9 juta per batang.

Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.

Adapun khusus harga 1 gram emas Antam, Kamis kemarin, kembali naik Rp 6.000 menjadi Rp 934.000/gram setelah naik Rp 4.000 ke Rp 928.000/gram pada hari Rabu kemarin.

Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga naik 0,73% atau Rp 6.000 ditetapkan pada Rp 833.000/gram, dari posisi kemarin Rp 827.000/gram. Harga itu menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.




TIM RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]



(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading