Emas Dunia Rebound, Emas Antam Naik Rp 4.000/gram

Investment - Irvin Avriano Arief, CNBC Indonesia
02 March 2020 10:02
Emas Dunia Rebound, Emas Antam Naik Rp 4.000/gram
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik Rp 4.000 (0,53%) menjadi Rp 761.000 per gram, dari Rp 757.000/gram akhir pekan lalu.

Berdasarkan harga Logam Mulia di gerai Butik Emas LM - Pulo Gadung di situs logammulia milik Antam hari ini (2/3/20), harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram menguat menjadi Rp 76,1 juta dari harga akhir pekan lalu Rp 75,7 juta per batang.





Naiknya harga emas Antam itu mengekor harga emas di pasar spot global yang naik pagi ini yang masih menjadi cerminan pelaku pasar yang mengkhawatirkan dampak dan penyebaran virus corona Wuhan (Covid-19) di seluruh dunia.

Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.

Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga naik Rp 4.000/gram hari ini menjadi Rp 732.000/gram dari Rp 728.000/gram akhir pekan lalu.

Harga itu dapat menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.

Terkait dengan harga emas di pasar spot global, akhir pekan lalu harga logam mulia ini sudah mencapai US$ 1.584,74 per troy ounce (oz), turun 3,48% dari US$ 1.641,95/oz pada hari sebelumnya. Hari ini, harga emas di pasar spot masih naik sebesar 0,43% menjadi US$ 1.591,58/oz.




Selain emas Antam biasa, Antam juga menawarkan emas batik dan emas tematik serta menampilkan harga hariannya di situs yang sama.

Di sisi lain, Antam juga menjual emas batangan dengan dasar ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram di berbagai gerai yang tersedia di berbagai kota, dari Medan hingga Makassar.

Harga dan ketersediaan emas di tiap gerai bisa berbeda. Harga emas tersebut sudah termasuk PPh 22 0,9%. Masyarakat bisa menyertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah yaitu 0,45%.

Naik-turunnya harga emas ukuran kecil itu biasanya mengindikasikan risiko pada hari kerja sebelumnya.

Beberapa faktor yang memengaruhi harga emas adalah nilai tukar rupiah, penawaran-permintaan, permintaan industri emas, isu global, tingkat inflasi, dan tingkat suku bunga.

Penguatan harga emas Antam biasanya mencerminkan kecenderungan masyarakat untuk memburu emas ritel ketika kondisi tidak kondusif, sehingga mencerminkan fungsi logam mulia sebagai instrumen yang dinilai lebih aman (safe haven) untuk masyarakat di dalam negeri.

 

[Gambas:Video CNBC]




TIM RISET CNBC INDONESIA

 

(irv/irv)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading