Analisis Teknikal IHSG

Ada Pola Shooting Star, Waspada IHSG Bablas di Bawah 6.100

Investment - Yazid Muamar, CNBC Indonesia
29 January 2020 19:39
IHSG belum memperlihatkan tanda-tanda kebangkitannya dengan ditutup naik tipis 0,03% pada level 6.113 pada hari ini Rabu (29/1/2020).

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum juga memperlihatkan tanda-tanda kebangkitannya dengan ditutup naik tipis 0,03% pada level 6.113 pada hari ini Rabu (29/1/2020).

Nilai transaksi yang tercipta hanya Rp 6,33 triliun, lebih rendah dari transaksi sehari sebelumnya yang mencapai Rp 6,7 triliun. Ini menandakan gairah pelaku pasar yang menurun pada instrumen saham.

Secara teknikal, IHSG besok hari Kamis (30/1) berpotensi cenderung terkoreksi yang ditandai dengan terbentuknya pola bintang jatuh (shooting star) pada grafik bertipe candlestick. Pola tersebut mencitrakan tekanan jual yang mendominasi sehingga berpotensi terjadi penurunan kembali.

Ada potensi IHSG akan bergerak di bawah 6.100 kembali, dikarenakan posisinya yang masih bergerak di bawah rata-rata levelnya dalam 5 hari terakhir (moving average/MA-5) yang berada di 6.155.

Sumber: Refinitiv (Diolah)

IHSG mengawali perdagangan cukup baik dengan penguatan 0,19%, sebelas menit kemudian IHSG menyentuh level tertingginya pada 6.152 (+0,68%). Penguatan tersebut sejalan dengan kenaikan indeks bursa di Wall Street Amerika Serikat (AS) yang menandakan kondisi global yang membaik.

Setelah itu, IHSG berturut-turut memangkas penguatannya karena pelaku pasar memanfaatkan penguatan tersebut justru untuk memperoleh keuntungan (profit taking) karena khawatir kondisi global masih akan tertekan karena dibayangi wabah Virus Corona yang berasal dari China.

Pada penutupan sesi I IHSG penguatannya hanya tersisa 0,22% pada level 6.124. Pada sesi II, IHSG justru lebih tertekan dengan berbalik ke zona merah karena aksi jual yang lebih deras seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap kasus Corona di China. Per Rabu siang ini, pemerintah mengatakan sudah ada hampir 6.000 kasus dan 132 orang tewas.

Namun akhirnya IHSG ditutup dengan penguatan tipis 0,03% karena aksi koleksi saham oleh investor asing. Pada penutupan hari ini asing membukukan beli bersih (net buy) di pasar reguler senilai Rp 172,6 miliar.

Terkait penyebaran virus Corona, Juru Bicara Presiden di bidang Sosial, Angkie Yudistia, memastikan bahwa sampai saat ini tidak ada satu pun warga negara Indonesia (WNI) yang positif terkena penyakit Corona, baik di Indonesia maupun di Wuhan, China.

"Terkait dua orang pasien yang dikabarkan terjangkit virus corona di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, Istana memastikan informasi ini tidak benar. Hingga saat ini belum ada pasien yang dinyatakan positif terjangkit," kata Angkie, Senin (27/1/2020).

TIM RISET CNBC INDONESIA



(yam/yam)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading