AS-Iran Masih Perang! Tapi Harga Emas Antam Malah Jeblok

Investment - Irvin Avriano Arief, CNBC Indonesia
13 January 2020 10:03
AS-Iran Masih Perang! Tapi Harga Emas Antam Malah Jeblok Foto: Demo Mengecam Tindakan AS Terhadap Iran di India (AP Photo/Altaf Qadri)
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun Rp 2.000 (0,27%) pada perdagangan Senin ini (13/1/2020) menjadi Rp 729.000 per gram, dari Rp 731.000/gram pada Sabtu, akhir pekan lalu.

Berdasarkan harga Logam Mulia di gerai Butik Emas LM - Pulo Gadung di situs logammulia milik Antam hari ini, harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram melemah menjadi Rp 72,9 juta dari harga akhir pekan lalu Rp 731.000 juta/batang. 




Turunnya harga emas Antam itu mengekor harga emas di pasar spot global yang turun pagi ini akibat sentimen positif yang datang dari kepastian pertemuan Amerika Serikat (AS)-China pekan ini.



Akhir pekan lalu, harga emas global sempat naik karena data tenaga kerja non-pertanian (non farm payroll) AS periode Desember yang di bawah ekspektasi dan di bawah angka November.

AS-China Ketemuan, Harga Emas Antam Kembali Alami PelemahanFoto: Demo Mengecam Tindakan AS Terhadap Iran di India (AP Photo/Altaf Qadri)

Di sisi lain, masih ada sentimen potensi perang antara AS-Iran. AFP melaporkan, Minggu (12/1/2020), sebuah roket kembali ditembakkan ke markas pasukan koalisi yang dipimpin AS di Irak Utara. Roket jenis Katyusha tersebut mendarat di pangkalan udara Al-Balad. Pangkalan udara ini merupakan rumah bagi pesawat F-16.

Peristiwa ini melukai 4 orang, di antaranya dua perwira Irak dan dua penerbang. Akibat serangan ini sejumlah tentara dan pekerja AS dievakuasi. 

Lebih lanjut, emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.

Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga turun Rp 1.000/gram hari ini menjadi Rp 692.000/gram dari Rp 693.000/gram akhir pekan lalu.


Harga itu dapat menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.

Terkait dengan harga emas di pasar spot global, akhir pekan lalu harga logam mulia ini sudah mencapai US$ 1.562,03 per troy ounce (oz), naik 0,63% dari US$ 1.552/oz pada hari sebelumnya. Hari ini, harga emas di pasar spot masih turun sebesar 0,32% menjadi US$ 1.557,03/oz.




Selain emas Antam biasa, Antam juga menawarkan emas batik dan emas tematik serta menampilkan harga hariannya di situs yang sama.

Di sisi lain, Antam juga menjual emas batangan dengan dasar ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram di berbagai gerai yang tersedia di berbagai kota, dari Medan hingga Makassar.

Harga dan ketersediaan emas di tiap gerai bisa berbeda. Harga emas tersebut sudah termasuk PPh 22 0,9%. Masyarakat bisa menyertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah yaitu 0,45%.

Naik-turunnya harga emas ukuran kecil itu biasanya mengindikasikan risiko pada hari kerja sebelumnya.

Beberapa faktor yang mempengaruhi harga emas adalah nilai tukar rupiah, penawaran-permintaan, permintaan industri emas, isu global, tingkat inflasi, dan tingkat suku bunga.

Penguatan harga emas Antam biasanya mencerminkan kecenderungan masyarakat untuk memburu emas ritel ketika kondisi tidak kondusif, sehingga mencerminkan fungsi logam mulia sebagai instrumen yang dinilai lebih aman (safe haven) untuk masyarakat di dalam negeri.



TIM RISET CNBC INDONESIA

 

[Gambas:Video CNBC]



(irv/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading