Duh! Harga Emas Antam Terjungkal Lagi, Terkoreksi Seceng

Investment - Irvin Avriano Arief, CNBC Indonesia
06 December 2019 09:31
Duh! Harga Emas Antam Terjungkal Lagi, Terkoreksi Seceng
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun Rp 1.000 (0,14%) menjadi Rp 702.000 per gram pada perdagangan Jumat ini (6/12/2019), dari Rp 703.000/gram Kamis kemarin.

Berdasarkan harga Logam Mulia di gerai Butik Emas LM - Pulo Gadung di situs logammulia milik Antam hari ini, harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram melemah menjadi Rp 70,2 juta per batang dari harga kemarin Rp 70,3 juta/batang. 



Turunnya harga emas Antam itu besar kemungkinan disebabkan turunnya tensi perang dagang Amerika Serikat (AS)-China terkait dengan meluasnya spekulasi tarif impor yang diprediksi tidak akan naik pada 15 Desember.



Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.

Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga turun Rp 1.500/gram hari ini menjadi Rp 668.000/gram dari Rp 669.500/gram kemarin.

Harga itu dapat menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.

Terkait dengan harga emas di pasar spot global, kemarin harga logam mulia ini berada pada US$ 1.475,6 per troy ounce (oz), naik dari US$ 1.474,1/oz pada hari sebelumnya. Hari ini, harga emas di pasar spot masih melanjutkan penguatan menjadi US$ 1.476,01/oz.



Selain emas Antam biasa, Antam juga menawarkan emas batik dan emas tematik serta menampilkan harga hariannya di situs yang sama.

Di sisi lain, Antam juga menjual emas batangan dengan dasar ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram di berbagai gerai yang tersedia di berbagai kota, dari Medan hingga Makassar.

Harga dan ketersediaan emas di tiap gerai bisa berbeda. Harga emas tersebut sudah termasuk PPh 22 0,9%. Masyarakat bisa menyertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah yaitu 0,45%.

Naik-turunnya harga emas ukuran kecil itu biasanya mengindikasikan risiko pada hari kerja sebelumnya.

Beberapa faktor yang mempengaruhi harga emas adalah nilai tukar rupiah, penawaran-permintaan, permintaan industri emas, isu global, tingkat inflasi, dan tingkat suku bunga.

Penguatan harga emas Antam biasanya mencerminkan kecenderungan masyarakat untuk memburu emas ritel ketika kondisi tidak kondusif, sehingga mencerminkan fungsi logam mulia sebagai instrumen yang dinilai lebih aman (safe haven) untuk masyarakat di dalam negeri.


TIM RISET CNBC INDONESIA

 

(irv/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading