Bisakah Menjadi Kaya jika Investasi di Reksa Dana?

Investment - Dwi Ayuningtyas, CNBC Indonesia
25 November 2019 14:15
Salah satu produk investasi yang tergolong aman adalah reksa dana atau mutual fund.
Di lain pihak, jenis reksa dana yang resiko yang moderat dan cenderung rendah, yakni reksa dana campuran. Ada reksa dana campuran antara saham dan obligasi dengan resiko moderat, dan ada reksa dana campuran obligasi dan pasar uang dengan resiko relatif rendah.

Reksa dana campuran saham dan obligasi yang berisi obligasi berkupon besar dengan peringkat utang yang baik dan saham-saham blue chips yang pada dasarnya tidak menjanjikan capital gain yang besar. Pasalnya, pergerakan saham blue chips cenderung stabil tapi setiap tahunnya selalu mencatatkan kenaikan.

Lalu, reksa dana campuran obligasi dan pasar uang. Dengan resiko yang relatif rendah, berinvestasi di reksa dana satu ini tentu tidak menawarkan keuntungan yang signifikan tetapi sebagai gantinya menawarkan pemasukan tetap setiap tahunnya. Alhasil, jumlah keuntungan akan bergantung pada sebesar besar dana yang diinvestasikan.


Lebih lanjut, setelah mengetahui berbagi jenis reksa dana, investor tetap harus mencermati beberapa biaya yang timbul dari berinvestasi di reksa dana, yakni biaya manajer investasi dan pajak penghasilan.

Biaya manajer investasi tertulis pada Kontrak investasi kolektif (KIK), yakni kontrak produk yang dibuat oleh pengelola atau Manajer Investasi dan Bank Kustodian (BK) yang berfungsi menyimpan dana nasabah.

Investor harus benar-benar mencermati berapa komisi yang harus diberikan, terutama untuk jenis reksa dana saham yang fokus mendapat capital gain.

Menjadi investor reksa dana sangat mudah, bahkan semakin mudah dengan semakin banyaknya saluran distribusi penjualan secara online oleh berbagai pihak.

Jika membeli langsung di penerbit, umumnya proses yang akan dilalui sebagai berikut:
  1. Pertama-tama siapkan dokumen Pendukung seperti: foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan buku tabungan (halaman depan yang memuat nomer rekening), serta materai Rp 6.000;
  2. Isi Formulir Pembukaan Rekening (FPR). Setelah formuliar dan copy dokumen dinyatakan lengkap;
  3. Setelah disetujui menjadi nasabah, calon investor akan mendapatkan e-mail berupa username & password untuk masuk ke sistem aplikasi reksa dana;
  4. Setor Dana. PihakĀ manajer investasiĀ akan menginformasikan nomor rekening bank kepada nasabah untuk menyetor dana pembelian reksa dana yang telah dipilih melalui sistem yang diberikan manajer investasi.
TIM RISET CNBC INDONESIA
(dwa/dwa)
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading