Harga Emas Antam Drop Banyak, Apa Sudah Tidak Menarik Lagi?

Investment - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
12 October 2019 16:53
Harga Emas Antam Drop Banyak, Apa Sudah Tidak Menarik Lagi? Foto: Ilustrasi Karyawan menunjukkan emas batangan yang dijual di Butik Emas, Sarinah, Jakarta Pusat. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)
Jakarta, CNBC Indonesia- Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk kembali turun pada hari ini, Sabtu (12/10/19) setelah jatuh 1,12% di hari Jumat kemarin.

Berdasarkan harga Logam Mulia di gerai Butik Emas LM - Pulo Gadung di situs logammulia.com milik Antam hari ini, harga emas Antam ukuran 100 gram turun menjadi Rp 70,7 juta dari harga kemarin Rp 70,9 juta per batang. Itu berarti harga per gramnya dibanderol Rp 707.000 per gram, turun 0,28% dibandingkan Jumat kemarin.

Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.




Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga naik Rp 2.000 per gram hari ini menjadi Rp 677.000 per gram dari Rp 679.000 per gram kemarin. Harga itu dapat menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.





Penurunan harga emas Antam hari ini mengikuti harga emas dunia yang melemah 0,3% ke level US$ 1.489,45/troy ons pada perdagangan Jumat.

Pelemahan harga emas dunia tersebut terjadi setelah Amerika Serikat (AS) dan China akhirnya mencapai kesepakatan dagang.

Presiden AS, Donald Trump, bersama Wakil Perdana Menteri China, Lie He, Jumat waktu Washington mengumumkan jika perundingan kedua negara memberikan hasil "kesepakatan fase satu yang sangat substansial", sebagaimana dilansir CNBC International.

Trump menambahkan "fase dua akan dimulai segera" setelah fase pertama ditandatangani.



Porsi pertama dalam kesepakatan dagang kali ini akan dibuat dalam tiga pekan ke depan, termasuk di dalamnya properti intelektual, jasa keuangan, serta rencana pembelian produk pertanian AS oleh China senilai US$ 40 sampai US$ 50 miliar, kata Trump sebagaimana dilansir CNBC International.

Dengan deal kali ini, artinya bea masuk yang rencananya dikenakan ke China pada 15 Oktober nanti resmi ditunda, untuk sementara tidak ada lagi kenaikan bea importasi dari kedua negara.

Kesepakatan kedua negara menjadi kabar bagus bagi para pelaku pasar global, pertumbuhan ekonomi global diharapkan akan tumbuh, tidak lagi melambat dan ancaman resesi menghilang. Selera terhadap risiko (risk appetite) pelaku pasar meningkat, dan aset-aset berisiko kembali menjadi target investasi.

Dampaknya, emas yang merupakan aset safe haven menjadi kurang menarik, dan harganya pun amblas ke bawah US$ 1.500/troy ons.

TIM RISET CNBC INDONESIA 

(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading