Gilak Rekor Lagi! Harga Emas Antam Tembus Rp 706.000/gram

Investment - Irvin Avriano Arief, CNBC Indonesia
13 August 2019 10:10
Gilak Rekor Lagi! Harga Emas Antam Tembus Rp 706.000/gram Foto: Karyawan menunjukkan emas batangan yang dijual di Butik Emas, Sarinah, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2018). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik lagi hingga kembali tembus rekor tertinggi sepanjang masa yaitu Rp 706.000/gram pada perdagangan Selasa ini (13/8/2019).

Kenaikan terjadi sebesar Rp 6.000 (0,86%) dari Rp 700.000/gram kemarin terjadi seiring dengan kenaikan harga emas global di tengah ketidakpastian global. Rekor terakhir harga emas Antam yakni Rp 704.000/gram pada Kamis pekan lalu (8/8/2019).

Berdasarkan harga Logam Mulia di gerai Butik Emas LM - Pulo Gadung di situs logammulia milik Antam hari ini (13/8/19), harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram menguat menjadi Rp 70,6 juta dari harga kemarin Rp 70 juta per batang.  


Naiknya harga emas Antam itu mengekor harga emas di pasar spot global yang naik kemarin karena ketidakpastian hubungan dagang Amerika Serikat (AS)-China yang mendorong minat investor dunia untuk mengoleksi emas.  

Sentimen negatif yang juga mempengaruhi kenaikan emas adalah demonstrasi di Hong Kong yang masih belum terlihat titik akhirnya. Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.   





Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga naik hari ini menjadi Rp 683.000 per gram dari Rp 677.000 per gram kemarin.
 Harga itu dapat menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut. 

Terkait dengan harga emas di pasar spot global, kemarin harga logam mulia ini sudah mencapai US$ 1.511 per troy ounce, juga mencetak rekor tertinggi sejak April 2013. Posisi itu menunjukkan harga emas di pasar spot sudah  naik 0,96% dari US$ 1.496 per troy ounce pada hari sebelumnya. 

Hari ini, harga emas di pasar spot masih melanjutkan penguatan sebesar 0,41% menjadi US 1.517 per troy ounce. Harga emas dunia masih naik karena belum ada kejelasan perundingan damai dagang AS-China.

Terakhir pada akhir pekan lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan dirinya masih belum siap untuk membuat kesepakatan dengan China. Sebelumnya dirinya juga sudah mengancam akan mengenakan tarif 10% pada produk impor asal China senilai US$ 300 miliar.
 Panasnya demonstrasi Hong Kong turut menimbulkan kekhawatiran global karena ditengarai menjadi tempat berseterunya AS-China.  




Selain emas Antam biasa, Antam juga menawarkan emas batik dan emas tematik serta menampilkan harga hariannya di situs yang sama.
 Di sisi lain, Antam juga menjual emas batangan dengan dasar ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram di berbagai gerai yang tersedia di berbagai kota, dari Medan hingga Makassar.  

Rekor Lagi! Reli Harga Emas Antam Ternyata Belum SelesaiFoto: Infografis emas dalam sepekan (Edward ricardo)
Harga dan ketersediaan emas di tiap gerai bisa berbeda. Harga emas tersebut sudah termasuk PPh 22 0,9%. Masyarakat bisa menyertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah yaitu 0,45%. Naik-turunnya harga emas ukuran kecil itu biasanya mengindikasikan risiko pada hari kerja sebelumnya.  

Beberapa faktor yang mempengaruhi harga emas adalah nilai tukar rupiah, penawaran-permintaan, permintaan industri emas, isu global, tingkat inflasi, dan tingkat suku bunga.  

Penguatan harga emas Antam biasanya mencerminkan kecenderungan masyarakat untuk memburu emas ritel ketika kondisi tidak kondusif, sehingga mencerminkan fungsi logam mulia sebagai instrumen yang dinilai lebih aman (safe haven) untuk masyarakat di dalam negeri. 


TIM RISET CNBC INDONESIA 

(irv/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading