Punya Rp 1 Juta, Investasi Ini Bisa Jadi Pilihan

Investment - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
11 March 2019 13:20
Punya Rp 1 Juta, Investasi Ini Bisa Jadi Pilihan
Jakarta, CNBC Indonesia - Mendengar kata investor, pasti yang terbayang adalah seseorang yang memiliki uang banyak. Investor ini juga yang akan menempatkan uangnya di banyak instrumen, termasuk berlomba-lomba menyerap obligasi yang diluncurkan oleh negara.

Nyatanya, seiring berjalannya waktu dan regulasi yang terus diperbaharui, menjadi investor tak harus orang-orang yang berkantong tebal. Generasi milenial yang baru meniti karir juga bisa menjadi investor.

Pemerintah baru saja meluncurkan Sukuk Ritel dengan seri SR-011. Kabar baiknya, surat utang kali ini bisa dimiliki tak hanya yang berkocek tebal. Sebab, dengan Rp1 juta, sudah bisa datang ke bank dan mendaftar untuk bisa mengantongi obligasi ini.


Branch Channel Sales Head Bank Mega, FX Surjobroto mengatakan, pemerintah memberikan keleluasaan sehingga nominal surat berharga ini bisa dimiliki hanya dengan Rp1 juta saja. "Dari sisi jumlah nominal, nominalnya untuk obligasi ritel itu sangat terjangkau. Kalau instrumen obligasi non pemerintah nominalnya harus lebih besar," katanya dalam acara Investime di CNBC Indonesia Televisi, Rabu (6/3/2019).

Namun sebelum memutuskan untuk investasi di pasar modal, investor disarankan untuk melihat profil risiko guna meminimalisir kerugian di masa yang akan datang. "Kalau untuk obligasi, profil konservatif sampai moderat itu sangat cocok untuk waktu yang tidak panjang, sekitar tiga tahun dan masih dapat kupon setiap bulan," imbuhnya.

Keunggulan dari obligasi selain kupon yang setiap bulan diterima oleh investor adalah kenaikan harga yang sangat mungkin terjadi selama obligasi tersebut berjalan. Obligasi juga bisa dicairkan, jika di tengah perjalanan obligasi berlangsung, investor tersebut membutuhkan uang. Namun, tentunya akan mempengaruhi nominal, naik atau turun tergantung kondisi pasar saat itu.

Dia juga menyebut, berapapun nominal yang dikeluarkan untuk memiliki obligasi, kupon yang diterima tetaplah sama. Dan yang pasti, persentasenya lebih besar dibanding dengan suku bunga deposito.

Obligasi juga minim resiko. Asalkan, investor sudah paham betul dan merinci kebutuhan serta profil investasi yang diinginkan. Pastikan, uang yang diinvestasikan dalam bentuk obligasi adalah uang "nganggur" alias belum terpakai sampai jatuh tempo.

Saksikan Video Tertarik Berinvestasi di SR-011? Ini Penjelasannya
[Gambas:Video CNBC]
(dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading