Trump Masukkan Huawei Dalam Tawar-Menawar Perang Dagang

Fintech - Wangi Sinintya, CNBC Indonesia
24 May 2019 - 14:46
Trump Masukkan Huawei Dalam Tawar-Menawar Perang Dagang
Jakarta, CNBC IndonesiaPresiden Donald Trump untuk pertama kalinya mengaitkan sengketa raksasa telekomunikasi Huawei, yang ia anggap sebagai ancaman bagi keamanan Amerika, dengan kesepakatan untuk menyelesaikan perang dagang AS-China.

"Huawei adalah sesuatu yang sangat berbahaya. Anda melihat apa yang telah mereka lakukan dari sudut pandang keamanan, sudut pandang militer. Sangat berbahaya," ujar Trump, seperti dilansir AFP, Jumat (24/05/2019).

Meskipun demikian, Trump mengatakan ada kemungkinan bagus Washington akan mencapai kesepakatan dengan Beijing untuk mengakhiri meningkatnya konflik perdagangan. Selain itu ada kemungkinan bahwa Huawei akan dimasukkan dalam kesepakatan perdagangan.



Kedua belah pihak telah memperkuat pendirian mereka di atas Huawei, dengan AS memasukkan blacklist perusahaan telepon pintar dan telekomunikasi itu atas kekhawatiran bahwa China menggunakannya sebagai alat untuk spionase.  Sementara Beijing menuduh Washington mengintimidasi perusahaan itu.

Komentar Trump secara langsung bertentangan dengan pernyataan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, yang beberapa jam sebelumnya mengatakan bahwa Huawei dan masalah perdagangan tidak terkait.

Dalam sebuah wawancara di CNBC internasional, Pompeo menekankan bahwa ada dua elemen terpisah, yaitu komponen keamanan nasional dan upaya untuk menciptakan hubungan perdagangan seimbang timbal balik yang adil antara kedua negara.

"Saya berharap bahwa kita dapat menjaga masalah-masalah itu di tempat mereka sendiri. Kami memiliki keharusan untuk melindungi keamanan nasional Amerika. Kami memiliki kebutuhan untuk memastikan kami mendapatkan aturan perdagangan ini dengan benar," kata Pompeo.

Pompeo juga menolak pernyataan Huawei tentang hubungannya dengan pemerintah China dan mengatakan data apa pun yang tersentuh oleh perusahaan berisiko jatuh ke tangan yang salah.


"Mengatakan bahwa mereka tidak bekerja dengan pemerintah China adalah pernyataan yang salah," kata Pompeo. Huawei sangat terikat, tidak hanya dengan China tetapi juga dengan partai komunis China.

China telah menarik hubungan antara kedua masalah itu, menuduh AS mengintimidasi Huawei. Menteri Luar Negeri China Wang Yi memperingatkan bahwa Beijing siap untuk berjuang sampai akhir dalam perang dagangnya dengan Washington.

"Penggunaan kekuatan negara AS untuk secara sewenang-wenang menekan perusahaan swasta China seperti Huawei adalah tipe intimidasi ekonomi yang khas," kata Wang.

Saksikan Video Meneropong Dampak Perang Dagang AS-China

[Gambas:Video CNBC]
(dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading