CNBC Insight

Pernikahan Anak Konglomerat: Tahir Dapat Anak Mochtar Riady

Entrepreneur - Petrik, CNBC Indonesia
26 April 2022 09:15
Cover Topik Insight, Pernikahan Konglomerat

Jakarta, CNBC Indonesia - Anak kalangan konglomerat tak identik menikah dengan kalangan konglomerat juga, ada banyak kisah dari mereka yang juga menikah dengan orang di luar keluarga taipan, contohnya kisah Tahir dan Mochtar Riady.

Pasangan Ang Boen Ing dan Lie Tjien Lien, punya bisnis yang lumayan untuk bertahan hidup di Kota Surabaya. Mereka memiliki bengkel becak, ketika sepeda motor belum begitu banyak dimiliki orang-orang Surabaya. Pasangan itu memiliki anak bernama Ang Tjoen Ming, yang lahir di Surabaya 26 Maret 1952.

Ang Tjoen Ming mau tak mau berbisnis setelah ayahnya meninggal dunia. Ada masa Ang Tjoen Ming muda pernah membeli pakaian wanita dan sepeda dari pusat perbelanjaan di Singapura lalu menjualnya kembali ke Indonesia. Ketika masih berstatus sebagai bujang, Ang Tjoen Ming yang belakangan dikenal sebagai Dato' Sri Tahir yang sempat mencoba beberapa bisnis. 


"Akhirnya saya bertemu dengannya, Rosy Riady, putri tertua dari taipan, Mochtar Riady. Mu'min mengatur pertemuan itu," aku Tahir dalam Living Sacrifice (2016:160) yang disusun Alberthiene Endah. Tahir mengaku agak canggung kala itu. Mu'min belakangan adalah petinggi Panin Bank. Mochtar Riady kala itu masih ikut membangun Panin Bank, yang merupakan gabungan beberapa bank termasuk, Bank Kemakmuran. Rosy Riady dan Tahir menjadi akrab.

"Setelah itu saya menyelesaikan studi saya dan memperoleh gelar sarjana saya pada tahun 1974. Pada tanggal 23 Maret tahun yang sama kami menikah. Sesuai dengan adat Tionghoa kami, pernikahan itu diselenggarakan oleh keluarga mempelai laki-laki," aku Tahir. Tahir sempat berbisnis garmen. Sebelum 1980-an, Mochtar Riady sempat membesarkan Bank Central Asia (BCA) milik Liem Sioe Liong. Setelah cabut dari BCA, Mochtar Riady membangun Bank Lippo. 

Tahir yang pernah pemasok barang mewah Louis Vuiton dan juga mobil itu, akhirnya seperti mertuanya, memiliki sebuah bank. Bank itu dirintis sejak 1989. "Bank Mayapada secara resmi mulai beroperasi pada tahun 1991. Entah bagaimana saya memiliki firasat kuat bahwa saya tidak akan gagal dalam bisnis baru ini," aku Tahir. Kelompok usahanya itu lalu dinamai sebagai Mayapada Group. Mayapada dianggap eksis sejak 1985.

Mayapada termasuk bank kuat dalam menghadapi krisis ekonomi tahun 1998. Bank Mayapada tidak lumpuh karena tidak mengambil kredit besar dari bank asing. Sampai hari ini Bank Mayapada masih bertahan dan membesar. Pada tahun 1997, Bank Mayapada malah mengambil inisiatif untuk go public. Bank Mayapada lalu dikenal dengan nama PT. Bank Mayapada Internasional Tbk.

Selain di sektor keuangan, Tahir juga memimpin beberapa perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan, media, properti dan perhotelan. Dari perkawinannya dengan Rosy, Tahir yang juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) ini memiliki 4 anak, antara lain: Jane Tahir, Grace Tahir, Victoria Tahir dan Jonathan Tahir.

 

TIM RISET CNBC INDONESIA

 


[Gambas:Video CNBC]

(pmt/pmt)
Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
Features
    spinner loading