Yovy Trijayanti, Pejuang UMKM yang Bertahan di Tengah Pandemi

Entrepreneur - dob, CNBC Indonesia
10 November 2020 15:02
BRI Siapkan Ramuan Jitu Lindungi UMKM Indonesia (Dok. BRI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank BRI (BBRI) terus mendorong geliat ekonomi agar terus berputar dan berkontribusi pada pembangunan nasional.

Berbagai kebijakan yang selaras dengan arahan pemerintah terus dikebut demi bergulirnya aktivitas ekonomi yang saat ini tengah terpukul oleh hantaman pandemi Covid-19. Salah satunya dengan terus menyalurkan kredit kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar terus tumbuh dan bertahan.

Adalah Yovy Trijayanti, pelaku UMKM yang bergerak di bidang bakery dan telah menjadi nasabah BRI sejak tahun 1996, juga ikut menikmati pinjaman modal kerja/Kredit Modal Kerja (KMK) BRI.


"Awalnya saya sempat bingung dengan kondisi yang semakin sulit, namun kemudian BRI memberikan bantuan berupa pinjaman modal kerja. Ini sangat membantu kelangsungan bisnis saya kedepan. Pinjaman ini saya pergunakan untuk kebutuhan toko, pembelian bahan baku pembuatan roti dan cake. Saya juga pakai pinjamannya untuk pelatihan bagi pekerja saya untuk meningkatkan kemampuan mereka di bisnis ini," ungkap wanita paruh baya tersebut.

Yovy juga mengungkapkan bahwa selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan oleh pemerintah, bisnisnya ikut terdampak. Sepinya pembeli akibat pandemi setidaknya memaksa Yovy menutup tokonya selama 2 bulan, sejak April hingga Juni 2020 lalu.

Ia mengalami penurunan pendapat yang cukup signifikan. "Setiap bulan, sebelum pandemi saya bisa menerima Omzet hingga Rp 70 juta. Namun saat ini, terjadi penurunan hingga 50%, saya hanya menerima omzet 30 sampai 40 juta perbulannya, " tambah Yovy.

Toko Salira Bakery yang dikelolanya ini merupakan usaha keluarga yang sudah turun menurun menjadi warisan keluarga Yovy. Ia mengatakan, bahwa pengelolaan bisnis bakery ini telah dilakoninya sejak tahun 90an. Tak kurang dari 7 orang pegawai bekerja di toko roti yang belokasi di Duren Sawit, Jakarta Timur tersebut. 3 orang baker, 2 orang pramusaji dan 2 orang pegawai roti keliling yang setiap harinya berkeliling di sekitar wilayah Duren Sawit dan Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

"Sejak saya meminjam di BRI, bisnis roti saya mengalami peningkatan yang cukup bagus. Awal meminjam pada bulan Agutus 2020 lalu, ikut mendorong omzet saya hingga 40 juta rupiah. Saya sangat bersyukur dengan BRI terus mendampingi saya untuk terus maju. Seluruh pekerja BRI yang berhubungan dengan saya sangat komunikatif dan memberikan support yang luar biasa," katanya.

Sallira Bakery sendiri sebenarnya telah memiliki pelanggan tetap yang kerap memesan roti dalam bentuk box maupun cake untuk acara-acara, sepert pernikahan, ulang tahun, dan perayaan lainnya. Roti yang dijual pun cukup beragam, dari roti buaya, roti dengan berbagai isi dan croissant dijajakan di tokonya yang cukup luas tersebut.

Untuk makin menggenjot penjualannya, Yovy gencar memberikan promo kepada para pembeli. Yovy memberikan promo diskon 20 % setiap harinya bagi pembeli yang melakukan pembelian roti dari pukul 08.00 pagi hingga 12.00 siang. Selain itu, dirinya juga melakukan promosi melalui salah satu usahanya yang lain, yakni Salira Barbershop, dengan memberikan Free Mineral Water dan Roti kepada setiap pengunjung yang melakukan hair treatment, seperti cutting di barbershop tersebut.

"Saya menawarkan banyak promo bagi pembeli, hal ini saya lakukan agar usaha tetap jalan dan karyawan saya tetap bisa menerima haknya sebagaimana mestinya. Toko kami buka sejak pukul 08.00 hingga 19.00 Wib, promo yang kami berikan sebesar 20% bagi pembeli yang membeli roti dari toko buka hingga jam 12 siang," ungkap yovy.

Yovy juga mengungkapkan, bahwa dirinya menjamin kebersihan dan kualitas bahan baku bagi setiap produk roti dan cake yang ia jual kepada konsumen. "Kualitas bahan baku kami berani di adu dengan toko roti -toko roti yang sudah punya nama. Saya menggunakan tepung terbaik, cara memanggang terbaik, dan yang pasti kebersihan dan kualitas roti kami tidak perlu diragukan mas. Roti kami tanpa bahan pengawet dan setiap harinya kami menjual roti yang dipanggang di hari yang sama, artinya bukan barang kemarin," tandasnya.

Bantuan yang digulirkan BRI setidaknya tidak hanya menghidupi bisnis UMKM seperti Salira Bakery. BRI terus berkomitmen untuk terus mendukung gerak roda ekonomi mikro di Indonesia dengan memberikan berbagai kemudahan kepada pelaku usaha agar tetap bertahan serta tumbuh di masa yang sulit seperti sekarang ini.

"Melihat betapa hebatnya pelaku UMKM yang terus berjuang di tengah pandemi seperti sekarang ini, BRI akan terus mendukung usaha mereka melalui berbagai kemudahan dan fasilitas yang BRI miliki. Kami akan terus menjadi partner bisnis yang senentiasa mendampingi para pelaku UMKM dalam meniti bisnisnya di periode sulit seperti sekarang ini," ujar Direktur Bisnis Kecil, Ritel dan Menengah Bank BRI Priyastomo.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading