Begini Cara BI Dorong UMKM Maju di Tengah Pandemi

Entrepreneur - dob, CNBC Indonesia
30 September 2020 08:00
Pagelaran Karya Kreatif (Dok. BI)

Jakarta, CNBC Indonesia- Pandemi COVID-19 telah memukul berbagai sektor ekonomi Indonesia, termasuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Banyak di antara mereka yang terpaksa harus gulung tikar, atau mengalami penurunan penjualan signifikan.

Perlu ada langkah konkrit untuk menyelamatkan UMKM, termasuk mendorong mereka agar naik kelas. Bagaimana caranya? Bank Indonesia bersama dengan Kementerian/Lembaga Negara, Lembaga Keuangan, Asosiasi, Desainer, Marketplace, bersinergi dalam penyelenggaraan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2020 seri 2 yang akan dilaksanakan pada 7-9 Oktober 2020. Tema yang diangkat adalah "Sinergi Untuk UMKM Digital".

Mengacu pada adaptasi kebiasaan baru dan protokol kesehatan, KKI seri 2 akan mengedepankan kegiatan yang lebih menjangkau UMKM melalui webinar dan kelas-kelas pelatihan bagi UMKM. KKI 2020 diselenggarakan melalui aplikasi digital (platform KKI) agar UMKM tetap dapat menampilkan produknya dalam format virtual. Masyarakat dapat mengakses platform KKI melalui website KKI (www.karyakreatifindonesia.co.id).


"Pagelaran Karya Kreatif dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah dan memperluas akses pasar kain tradisional produk UMKM Binaan BI. Untuk itu, Bank Indonesia bekerja sama dengan kurator dan desainernasional untuk menghadirkan produk ready-to-wear. Kain tradisional diolah menjadi karya fesyen berupa busana-busana ready-to-wear yang sesuai dengan tren terkini dan menjangkau segmen pasar yang lebih luas," kata BI dalam pernyataannya.

Terdapat 2 Pagelaran Karya Kreatif yang akan mengangkat kain tradisional untuk mewakili berbagai daerah di Indonesiadengan temaModern Society and Divinity Essence dan Glamorous Ready to Wear.

Dalam tema Modern Society and Divinity EssenceUMKM Oase Gallery berkolaborasi dengan desainer Itang Yunasz, menggunakan kain Batik Besurek dari Provinsi Bengkulu. Selain itu akan ditampilkan juga kolaborasi  UMKM Batik Sukapura dengan desainer Eddy Betty, menggunakan kain Batik Tasikmalaya.

Sementara itu dalam tema Glamorous Ready to Wear, UMKM Cik Mia Songket berkolaborasi dengan desainer Hian Tjen, menggunakan kain Songket Jambi.Berikutnya UMKM Batik Zaenal berkolaborasi dengan desainer Mel Ahyar yang menggunakan kain Batik Gedog Tuban dari Provinsi Jawa Timur.

"Pada KKI seri 2 juga akan dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Bank Indonesia dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), ministry talk, edukasi onboarding kepada UMKM, business matching, business coaching, dan workshop kuliner nusantara yang akan mengolah makanan sehat. Pagelaran Karya Kreatif akan digelar secara virtual, menampilkan produk fesyen yang menggunakan kain tradisional produk UMKM binaan BI dan diolah oleh tangan kreatif desainer terkemuka Indonesia," tulis pernyataan BI.

Sebelumnya, BI telah menggelar KKI Seri 1 bertema Sinergi untuk UMKM Ekspor pada 28-30 Agustus 2020.KKI 2020 Seri 1 ini digelar secara virtual dan diikuti oleh 377 UMKM binaan BI yang terdiri atas 127 pengrajin Kain, 132 pengusaha makanan dan minuman, 74 pelaku Kriya, dan 44 UMKM Kopi.

Selain pameran secara virtual, pada KKI seri 1 diselenggarakan pula display fisik produk UMKM unggulan binaan oleh Kantor Perwakilan BI di 21 wilayah dengan status zona hijau. Dalam rangka penerapan protokol COVID-19 yang ketat, display fisik dilakukan terbatas dengan selected invitee.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading