Wirausaha

Cuan Terus, Bisnis Custom Langganan Jokowi Laris Manis

Entrepreneur - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
24 August 2020 09:43
Instagram @nevertoolavish

Jakarta, CNBC Indonesia - Dampak virus corona terhadap dunia usaha, khususnya para pengusaha muda di Indonesia cukup parah. Banyak dari para pengusaha tersebut yang terpaksa gulung tikar dan menerapkan strategi efisiensi demi bertahan.

Namun dampak pandemi Covid-19 belum berimbas besar terhadap bisnis yang satu ini: bisnis custom painting atau pelukis modifikasi. Salah satu pengusaha di bisnis ini yakni Nevertoolavish.

Bisnis ini fokus pada hand painting atas barang-barang konsumen, bisa jaket, sepatu, sepeda, sepeda motor, tas, dan lainnya tergantung permintaan konsumen.


Muhammad Haudy, Co-Founder Nevertoolavish mengatakan bahwa bisnis mereka tetap berjalan di tengah Covid-19.

"Alhamdulillah kami enggak terdampak Covid-19. Puji syukur masih tetap ada aktivitas perekonomian hingga saat ini," kata Muhammad kepada CNBC Indonesia, dikutip Senin (24/8/2020).

[Gambas:Instagram]



Sebelumnya, Muhammad juga sempat khawatir bahwasanya bisnisnya akan terganggu. Dia berpikir akan ada perubahan perilaku konsumen yang terbentuk akibat virus corona tersebut.

Namun dia melihat bahwa ternyata permintaan custom terus bertambah sehingga bisnisnya pun tetap bertahan.

Dia mengungkapkan pertumbuhan bisnis yang dilakoninya ini mencapai 15-20% secara year on year (YoY) di tengah kondisi ekonomi yang sulit akibat pandemi virus corona.

"Kebetulan saya khawatirkan bisnis ini akan terdampak karena Covid-19. Namun ternyata tidak dan orderan masih terus jalan. Growth YoY-nya 15-20 persen," papar dia.

Bisnis ini melukis modifikasi ini awalnya adalah hanya perkumpulan teman-teman pecinta mural. Namun berubah menjadi sebuah bisnis yang menjanjikan di tangan Muhammad Haudy yang berhasil mendirikan perusahaan ini pada pertengahan 2017 bersama seorang seniman lokal bernama Bernhard Suryaningrat.

"Jadilah kita mulai sejak 2017 pertengahan. Waktu itu saya sebetulnya kepengen cari seniman biar bisa dilihat karyanya dan ketemu sama salah satu partner namanya Bernhard sebagai leading artist," ujar Muhammad.

Bergabungnya Bernhard sebagai leading artist mengubah wajah Nevertoolavish menjadi lebih segar. Hingga saat ini sudah ada 35 seniman dari berbagai kota yang diajak kerja sama.

Mereka pun membuatkan lukisan atau hand painting di barang-barang milik konsumen. Barang-barang tersebut pastinya bermerek, seperti tas, dompet, sepatu, dan jaket, hingga mobil.

Tidak hanya di Indonesia, pelanggan mereka pun juga sampai luar negeri yakni Australia, Qatar dan Hong Kong. Diakuinya, untuk pengerjaan biasanya memakan waktu selama 1 bulan.

"Kami hampir menerima semua barang, jaket, sepatu, dompet, mobil. Kalau luar negeri porsi pelanggannya 5-10 persen dari customer lokal. Mereka banyak dari Australia, Qatar dan Hong Kong," papar dia.

Bahkan diketahui, orang nomor 1 di Indonesia yakni Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun turut menggunakan jasanya untuk menggambarkan peta Indonesia di jaket denim-nya.

[Gambas:Instagram]

Jaket ini pun langsung menjadi sorotan karena desain yang unik dan menarik.

Harga jaket ini juga sekitar Rp 4 juta. Tentunya ini sebanding dengan kerumitan desain dan kerja keras seniman di baliknya.

"Waktu itu 2018 itu pertama kali dipakai pak Presiden Jokowi. Beliau bikin jaket denim custom gambar Indonesia. Hingga sekarang masih suka pesen," ungkap dia.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading