AI Baru Google Makin Canggih, Ini Kemampuan Gemini Carbon

Intan Rakhmayanti Dewi,  CNBC Indonesia
03 November 2026 08:55
Google cloud. (REUTERS/Annegret Hilse/File Photo/File Photo)
Foto: Google cloud. (REUTERS/Annegret Hilse/File Photo/File Photo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Google mengumumkan model kecerdasan buatan (AI) terbaru, Gemini 4 Carbon, yang diklaim sebagai model terkuat perusahaan dengan kemampuan keamanan siber dan penyelesaian tugas kompleks jangka panjang.

Chief AI Architect Google, Koray Kavukcuoglu, mengatakan Gemini 4 Carbon membawa peningkatan signifikan dalam pemrograman, tugas berbasis agen AI (agentic tasks), serta pertahanan keamanan siber.

Carbon menempati peringkat pertama dalam Artificial Analysis Intelligence Index versi 5.0 yang diperbarui, dengan skor 59. Model ini juga mencatat performa tinggi dalam sejumlah pengujian keamanan siber, mulai dari mendeteksi kerentanan perangkat lunak hingga mengeksploitasi dan memperbaiki celah keamanan.

Dalam pengujian SEC-bench Pro, Gemini 4 Carbon meraih skor 88,2% untuk menemukan kerentanan. Model ini juga mencatat skor 54,8% pada ExploitGym untuk menguji eksploitasi kerentanan dan 71% pada CWE-bench untuk memperbaiki celah keamanan.

Google menyebut kemampuan tersebut dapat membantu pengembang dan tim keamanan siber membangun sistem yang lebih aman. Dalam pengujian internal, Carbon meningkatkan keberhasilan pembuatan kode aman lebih dari dua kali lipat dibandingkan Gemini 4 Argon, model yang diluncurkan dua pekan sebelumnya.

Tim Chrome Google juga melaporkan bahwa Carbon memiliki kinerja lebih dari 10 kali lipat dibandingkan model AI frontier dari laboratorium lain dalam menghasilkan tambalan perangkat lunak berkualitas tinggi.

Selain keamanan siber, Google mengembangkan Carbon untuk menangani pekerjaan rekayasa perangkat lunak yang rumit dan membutuhkan waktu lama. Tim internal perusahaan melaporkan model tersebut mampu bekerja selama berhari-hari untuk menyelesaikan tugas bertahap, termasuk menemukan akar masalah dan memperbaiki bug tersembunyi dalam basis kode berukuran besar serta sistem tingkat rendah.

Google juga mencatat peningkatan kemampuan pengembangan web. Gemini 4 Carbon naik 89 poin Elo hingga menempati peringkat keempat di WebDev Arena, dengan skor 1.768.

Meski memiliki kemampuan keamanan siber yang lebih tinggi, Google memilih meluncurkan model ini secara bertahap. Mulai pekan ini, perusahaan akan menyediakan Carbon bagi sebagian tim pertahanan siber, sebelum memperluas akses kepada mitra melalui program Fairwind.

Google juga terlibat dalam proses pengujian model sebelum peluncuran yang bersifat sukarela bersama pemerintah Amerika Serikat. Perusahaan akan terus mengumpulkan masukan dan menyempurnakan mekanisme pengaman sebelum menyediakan Carbon bagi pengembang, bisnis, dan konsumen melalui produk-produknya.

Untuk harga, Gemini 4 Carbon akan menggunakan tarif perkenalan yang sama dengan Argon, yakni US$2 per satu juta token input dan US$10 per satu juta token output. Google juga memberikan diskon 95% untuk token input yang disimpan dalam cache dibandingkan harga token input reguler.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Internet Lumpuh Total, Layanan Bank dan Penerbangan Langsung Disetop


Most Popular
Features