Pengguna Starlink Diam-Diam Jadi Target Sasaran Israel

Intan Rakhmayanti Dewi,  CNBC Indonesia
28 October 2026 16:30
Starlink (Starlink.com)
Foto: Starlink (Starlink.com)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pengguna Starlink jadi target mata-mata perusahaan teknologi periklanan Israel. Upaya ini ditemukan oleh para ahli dari perusahaan pertahanan digital TrendAI, ungkap enam orang sumber.

Sumber tersebut mengatakan iklan Discover-Tech ditampilkan pada pengguna Starlink untuk melacak atau memata-matai mereka, dikutip dari Reuters, Rabu (28/10/2026).

Para peneliti juga menemukan Discover-Tech jadi salah satu penawar iklan terbesar untuk pengguna Starlink. Selain itu penawar nomor satu untuk trafik layanan pada lebih dari 100 negara, termasuk juga wilayah yang melarang keberadaan layanan internet berbasis satelit itu.

Sebelumnya, para peneliti TrendAI tidak menyebut Discover-Tech dalam pelaku penargetan pengguna Starlink. Mereka menggunakan identitas Shadow-Earth-79, yang ternyata merupakan nama kode TrendAI untuk Discover-Tech.

TrendAI tidak menjawab langsung soal alasan tidak menyebutkan nama perusahaan. Namun, hanya mengatakan mengurangi risiko kesalahan dan menghindari label yang didorong oleh sensasi atau informasi yang menyesatkan.

Secara bersamaan, pengawas keamanan siber Kanada, Citizen Lab dan perusahaan teknologi periklanan New York Confiant mengungkap identitas Discover-Tech. Disebutkan bahwa perusahaan telah melakukan penyalahgunaan proses penawaran iklan, yang dapat membocorkan data mengenaia pengguna internet ke penawar.

Kemudian, pihak itu dapat mengumpulkan data-data yang bocor, mengolah dan menggabungkan dengan informasi lain. Dari sana, mereka bisa mengungkap identitas pengguna, melakukan pelacakan, bahkan diawasi.

Iklan yang ditampilkan, menurut Citizen Lab dan Confiant, telah ditampilkan pada jaringan sensitif milik organisasi media, pemerintah, hingga perusahaan teknologi.

Terkait hal ini, sejumlah perusahaan termasuk Google dan Comcast telah menghapus Discover-Tech dari platform iklan masing-masing.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Begini Cara Telkomsel Optimalkan Pertumbuhan Industri Periklanan


Most Popular
Features