Fenomena Maling BTS Bikin Internet Lumpuh, Menkomdigi Buka Suara
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkap adanya gangguan infrastruktur telekomunikasi akibat tindakan kriminal, seperti pemutusan kabel untuk diperjualbelikan dan pencurian perangkat base transceiver station (BTS).
Tindakan tersebut dapat memutus akses internet dan mengganggu layanan masyarakat di berbagai daerah.
Menkomdigi Meutya Hafid mengapresiasi langkah penegakan hukum terhadap pencurian perangkat BTS yang berdampak pada layanan telekomunikasi.
"Pada prinsipnya kami siap berkolaborasi dan berkoordinasi dengan lebih intens lagi dengan Polri, terkhusus di bawah pimpinan Pak Kapolri, Bapak Suyudi," ucapnya saat konferensi pers di Mabes Polri, Selasa (27/10/2026).
Kasus Pencurian Menara BTS
Beberapa waktu terakhir terungkap kasus yang terkait dengan pencurian menara BTS. Terbaru, tim Unit V Resmob Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota mengungkap kasus pencurian perangkat menara BTS dengan nilai kerugian mencapai Rp481,6 juta. Pelaku, seorang pria berinisial DSA (37), telah diamankan.
Kasus bermula dari adanya laporan pencurian menara BTS di Jalan Kampung Selapajang Jaya, Neglasari, Kota Tangerang.
Saat beraksi, pelaku dan rekannya berbagi peran. Satu orang berada di luar pagar untuk mengawasi, sementara seorang lainnya mengambil perangkat modul menara.
Mereka sempat mengaku sebagai petugas provider yang sedang melakukan perbaikan menara, namun tidak bisa menunjukkan surat tugas. Keduanya kemudian panik dan melarikan diri menggunakan mobil yang dibawanya.
Sementara pada Juli lalu, Satreskrim Polres Banjar berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di sebuah menara BTS di wilayah Desa Cindai Alus, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar. Seorang pria diamankan beserta barang bukti hasil kejahatan dan kendaraan yang diduga digunakan sebagai sarana pencurian.
Peristiwa tersebut terjadi pada 20 Juli malam di menara TBG yang berada di Jalan Pasar Cindai Alus, Desa Cindai Alus, Kecamatan Martapura.
(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]