Apple Habis-habisan Buat TKDN HP Lipat, Keluar Rp1,8 Triliun

Intan Rakhmayanti Dewi,  CNBC Indonesia
21 October 2026 15:35
Perangkat iPhone Duo lipat baru dipamerkan dalam acara Apple di Steve Jobs Theater di Cupertino, California, AS, pada 9 September 2026. (REUTERS/Carlos Barria)
Foto: Perangkat iPhone Duo lipat baru dipamerkan dalam acara Apple di Steve Jobs Theater di Cupertino, California, AS, pada 9 September 2026. (REUTERS/Carlos Barria)

Jakarta, CNBC Indonesia - Apple berkomitmen membeli titanium senilai hingga US$ 100 juta atau sekitar Rp 1,8 triliun selama tiga tahun dari perusahaan asal Pennsylvania, Amerika Serikat (AS). Langkah ini menjadi bagian dari upaya produsen iPhone tersebut meningkatkan tingkat kandungan dalam negeri perusahaan di Amerika Serikat.

Kesepakatan pembelian itu dilakukan dengan Perryman Company melalui program American Manufacturing Program milik Apple. Titanium tersebut akan digunakan untuk berbagai produk, termasuk ponsel lipat pertama Apple yang disebut iPhone Duo.

Perryman akan melakukan peleburan, penempaan, dan penggilangan titanium dengan kandungan material daur ulang minimal 80% di fasilitasnya di Houston, Pennsylvania.

Selain itu, Apple memperluas kemitraannya dengan Qnity Electronics yang berbasis di Delaware. Kerja sama tersebut kini mencakup produksi film untuk sistem kamera dengan bukaan variabel atau variable-aperture pada iPhone 18 Pro.

Apple mengklaim "TKDN" iPhone terus meningkat karena hampir 100 komponen untuk iPhone Duo dan iPhone 18 Pro diproduksi oleh perusahaan-perusahaan AS. Komponen tersebut berasal dari pemasok yang tersebar di lebih dari 12 negara bagian.

Apple juga memperluas produksi komponen melalui sejumlah mitra manufaktur di AS. Fasilitas Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) di Arizona akan memproduksi lebih dari 100 juta cip untuk Apple sepanjang 2026.

Sementara itu, fasilitas Corning di Kentucky akan memproduksi seluruh kaca pelindung untuk iPhone dan Apple Watch yang dijual di seluruh dunia pada akhir tahun ini.

Apple meluncurkan American Manufacturing Program pada tahun lalu sebagai bagian dari komitmen investasi senilai US$ 600 miliar selama empat tahun untuk manufaktur di AS.

Pada Agustus lalu, Apple juga membuka Advanced Manufacturing Center di Houston, Texas. Fasilitas tersebut berada di lokasi yang sama dengan pusat produksi server kecerdasan buatan (AI) Apple. Perusahaan juga berencana mulai memproduksi komputer Mac mini di fasilitas itu pada tahun ini.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Pengiriman iPhone Duo Mundur Tahun Depan, Harga Calo Tembus Rp 70 Juta


Most Popular
Features