Akun Instagram Demo Anti Presiden Diblokir, Meta Minta Maaf

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
20 October 2026 16:00
Boneka balon bergambar Presiden AS Donald Trump melayang di atas kerumunan yang berbaris dalam aksi protes "No Kings" terhadap kebijakan Presiden AS Donald Trump, di luar Balai Kota Los Angeles, California, AS, 18 Oktober 2025. REUTERS/Daniel Cole
Foto: Boneka balon bergambar Presiden AS Donald Trump melayang di atas kerumunan yang berbaris dalam aksi protes

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah akun Instagram gerakan protes No Kings akhir pekan lalu diblokir. Menyusul keputusan itu, Meta meminta maaf.

Akun Instagram penyelenggara dan peserta unjuk rasa No Kings di seluruh Amerika Serikat (AS) sempat tak bisa diakses selama satu jam saat aksi dilakukan pada Sabtu pekan lalu. Aksi itu mengecam upaya deportasi agresif dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, perang Iran, dana kebijakan lainnya.

Tak lama kemudian, Juru bicara Meta, Andy Stone memberikan permintaan maafnya. Dia juga mengatakan butuh waktu lama memperbaiki masalah itu.

Disebutkan sistem Claude mendeteksi adanya peningkatan penggunaan selama aksi tersebut. Ini mengindikasikan bot otomatis digunakan, bukan aktivitas manusia dalam lalu lintas media sosial selama akhir pekan lalu.

"Permintaan yang tiba-tiba dalam jumlah besar dan berurutan dalam waktu singkat menyerupai lalu lintas bot otomatis dibandingkan aktivitas manusia biasa yang menjelajahi sistem kami. Aktivitas ini menyebabkan sistem perlindungan otomatis kami secara keliru menonaktifkan akun Instagram No Kings," kata Stone dikutip dari Reuters, Selasa (20/10/2026).

"Kami ingin kembali menyampaikan permintaan maaf kami yang tulus atas kesalahan tersebut," dia menambahkan.

Namun para pendemo tidak puas dengan penjelasan Meta. Karena bukan hanya akun saja yang ditangguhkan, sejumlah konten juga dibatasi peredarannya di seluruh platform milik raksasa teknologi itu.

Permintaan maaf juga dirasa tidak cukup. Karena menurut mereka, butuh jawaban, akuntabilitas, dan perlindungan konkret.

"Selain menutup Instagram, kami menerima laporan konten NoKings dan pemungutan suara awal tidak bisa diakses, dibatasi, atau nampaknya ditekan di seluruh platform Meta," kata koalisi No Kings di platform BlueSky.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Pemilik Instagram Nyatakan Perang, TikTok Diblokir Total


Most Popular
Features