Komentator Singapura-Malaysia Ngaco, Sebut Liverpool Sampai Tiger Wood

Redaksi,  CNBC Indonesia
05 October 2026 19:00
Laga Timnas Indonesia melawan Malaysia dalam FIFA ASEAN CUP 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Laga Timnas Indonesia melawan Malaysia dalam FIFA ASEAN CUP 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pertandingan sepak bola antara Singapura dan Malaysia di ajang FIFA ASEAN Cup 2026 berakhir dengan kemenangan Malaysia 6-0, tetapi yang justru menjadi sorotan adalah penyiaran pertandingannya.

Para penonton dibuat bingung karena komentator pertandingan menyebut nama-nama yang tidak relevan, mulai dari klub sepak bola Eropa hingga legenda olahraga golf, dikutip dari laporan The Straits Times, Senin (5/10/2026).

Dalam siaran yang dipandu lembaga penyiaran resmi Mediacorp, komentator keliru menyebutkan nama pemain yang tidak ada di lapangan, bahkan salah mengidentifikasi lagu kebangsaan. Saat tim Singapura menyanyikan lagu kebangsaan Majulah Singapura, komentator justru memujinya sebagai "penyajian indah lagu kebangsaan Jepang".

Kekeliruan lain terdengar saat pertandingan berlangsung. Komentator menyebutkan pemain Singapura Harhys Stewart seolah-olah adalah pemain timnas Georgia, Khvicha Kvaratskhelia.

Tanpa konteks yang jelas, nama-nama klub raksasa Eropa seperti Manchester City, Liverpool, dan Borussia Dortmund juga disebut-sebut. Puncaknya, komentator menyebutkan nama legenda golf Tiger Woods seolah-olah ikut beraksi di lapangan sepak bola.

Kekacauan ini memicu spekulasi di media sosial bahwa suara tersebut dihasilkan oleh AI. Namun setelah diperiksa, dikonfirmasi bahwa komentar tersebut dibacakan oleh manusia, bukan sistem buatan. Komentator diketahui mengalami gangguan kesehatan saat bertugas, sehingga siaran menjadi tidak teratur.

Mediacorp menyatakan telah menerima keluhan dari penonton dan akan menyediakan versi perbaikan. Komentator tersebut tidak lagi ditugaskan untuk pertandingan berikutnya dan sedang menjalani perawatan medis. Versi koreksi akan diunggah ke layanan tonton ulang, sementara FIFA dikabarkan sedang menyelidiki insiden ini bersama mitra penyiarannya.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Video: AI Industri Manufaktur, Seberapa Besar Dongkrak Daya Saing?


Most Popular
Features