Cari Laptop Bisnis? Perhatikan 6 Poin Penting Ini

Umi Zakiyatun,  CNBC Indonesia
30 September 2026 11:08
ASUS ExpertBook P3 P3405
Foto: dok Istimewa

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar laptop bisnis di Indonesia belakangan bergeser arah. Jika dulu daya tarik utama sebuah laptop kerja hanya soal performa, bobot tipis, dan baterai awet. Kini, produsen berlomba menambahkan dua nilai baru yang makin dicari korporat, yaitu ketahanan fisik setara standar militer dan layanan purna jual yang benar-benar menyeluruh.

Perusahaan tak lagi mau membeli perangkat yang rentan rusak saat dipakai dinas ke lapangan, apalagi jika proses klaim garansinya berbelit. Tren inilah yang dijawab oleh para produsen laptop global, salah satunya ASUS, lewat ExpertBook P5 G2. Laptop bisnis ini mengusung status Copilot+ PC

Selain standar perangkat AI besutan Microsoft tersebut, yang belakangan jadi incaran banyak pelaku bisnis, berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan korporasi saat hendak melakukan pengadaan laptop bisnis.

1. Dukungan AI untuk Kebutuhan Bisnis

Copilot+ PC merupakan sertifikasi Microsoft yang mengharuskan laptop memiliki NPU, chip khusus pemrosesan kecerdasan buatan dengan kecepatan minimal 40 TOPS (Tera Operations Per Second). Standar ini memungkinkan fitur AI seperti Recall, penerjemahan otomatis melalui Live Captions, hingga Co Creator berjalan langsung di perangkat tanpa harus terhubung ke server cloud.

ASUS ExpertBook P5 G2 memiliki NPU dengan kemampuan hingga 50 TOPS. Artinya, proses AI berjalan lebih responsif sekaligus data pengguna tetap tersimpan di perangkat, sebuah nilai tambah yang penting bagi profesional yang sehari-hari mengolah dokumen sensitif perusahaan.

2. Windows 11 Pro untuk Pengelolaan Perangkat Korporasi

ASUS ExpertBook P5 G2 tersedia dalam pilihan Windows 11 Home maupun Windows 11 Pro. Untuk kebutuhan korporasi, versi Pro jelas menawarkan sejumlah fitur yang lebih relevan.

Beberapa fitur tersebut di antaranya adalah Windows 11 Pro menyediakan BitLocker untuk enkripsi penuh penyimpanan, Windows Hello for Business, serta kemampuan bergabung dengan jaringan Azure AD atau domain perusahaan.

Tak hanya itu, Windows 11 Pro juga dilengkapi dengan fitur Remote Desktop host serta sederet kapabilitas yang tidak tersedia di Windows 11 Home, tetapi krusial bagi divisi IT yang mengelola ratusan perangkat kerja sekaligus di dalam perusahaan.

3. Performa untuk Menopang Pekerjaan Berat

Dari sisi dapur pacu, laptop ini dibekali dengan prosesor hingga Intel Core Ultra 7 Series 3 dan RAM DDR5 sampai 64GB, kombinasi yang cukup untuk menjalankan multitasking berat maupun mengolah berkas berukuran besar tanpa tersendat.

Kapasitas penyimpanannya pun fleksibel, berkat konfigurasi dual SSD hingga 3TB yang bisa di-upgrade sendiri oleh pengguna. ASUS turut menyematkan teknologi pendingin ExpertCool yang diklaim menjaga performa tetap stabil di konsumsi daya 40 watt, bahkan saat laptop dipakai bekerja secara terus menerus dalam waktu lama. 

Laptop ASUSLaptop ASUS Foto: Dok: Ist

4. Fitur AI untuk Menunjang Produktivitas Harian

Selain mengandalkan fitur bawaan Windows Copilot+, ASUS dilengkapi juga dengan aplikasi eksklusif bernama MyExpert yang menghadirkan chatbot AI, pusat pengetahuan internal, dan sejumlah perkakas pendukung untuk mempercepat pekerjaan administratif.

Ada pula ExpertMeet, fitur yang bisa merekam dan merangkum jalannya rapat secara otomatis lengkap dengan terjemahan real time. Kombinasi fitur tersebut menjadi salah satu pembeda utama antar laptop bisnis, karena perusahaan semakin menuntut perangkat kerja yang bisa langsung membantu efisiensi tim, bukan sekadar mesin pengetik dokumen.

5. Ketahanan dan Keamanan jadi Pertimbangan Utama Korporat

Soal ketahanan fisik, ASUS ExpertBook P5 G2 mengklaim telah lolos uji standar militer MIL-STD-810H dengan bobot mulai 1,38 kilogram dan baterai berkapasitas 65Wh, kombinasi yang membuatnya cukup ringkas dibawa mobile. Namun, tetap tangguh menghadapi kondisi kerja lapangan.

Di sisi keamanan, laptop ini mengantongi sertifikasi Windows 11 Secured-core PC dengan BIOS mengikuti standar NIST SP 800-155 untuk melindungi sistem dari serangan level firmware, ditambah fitur ASUS ExpertGuardian berupa pelindung webcam fisik, kamera inframerah, dan slot Kensington lock untuk mengunci perangkat secara fisik. Sebagai pelengkap, pengguna juga mendapat langganan gratis McAfee+ Premium selama satu tahun untuk memantau keamanan identitas digital.

6. Layanan Purna Jual yang Tak Kalah Penting

Di luar spesifikasi hardware, ASUS turut menonjolkan dukungan purna jual lewat program ASUS Expert Warranty yang mencakup layanan perbaikan on site, bantuan teknis khusus, dan dukungan pelanggan yang siaga 24 jam.

Tim ASUS Indonesia juga dapat melakukan kustomisasi lebih lanjut untuk jenis layanan purna jual yang diberikan. Aspek tersebut menjadi penting bagi perusahaan, sebab downtime perangkat kerja karyawan langsung berdampak pada produktivitas bisnis secara keseluruhan.

Dengan kombinasi performa AI, ketahanan fisik, keamanan berlapis, dan jaminan layanan yang komprehensif, ASUS ExpertBook P5 G2 mencerminkan arah baru laptop bisnis masa kini, perangkat yang dituntut bukan cuma cepat dan ringan, tetapi juga tangguh dan bisa diandalkan dalam jangka panjang. 

(bul/bul) [Gambas:Video CNBC]
Next Article ASUS Expert Series AI Jadi Solusi PC Bisnis Modern Era AI Enterprise


Most Popular
Features