Evolusi Teknologi AI Bank Amar, Permudah Transaksi Hingga Cetak Profit
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Amar Indonesia Tbk melakukan transformasi teknologi untuk mempermudah nasabah sekaligus meningkatkan kinerja perusahaan. Direktur Teknologi Informasi and Operasional Bank Amar Indonesia, Kevin Kane Wardhana menyebutkan transformasi teknologi dan informasi di Bank Amar dijalankan berdasarkan filosofi "technology must impact life and improve life'.
Menurut Kevin, teknologi menjadi jembatan untuk memberikan dampak positif bagi nasabah Bank Amar. Upaya ini pun terlihat melalui berbagai pencapaian.
"Beberapa pengembangan dan implementasi baik teknologi atau AI di proses end-to-end bagaimana kita men-serve customer kita baik dari proses onboarding, underwriting, credit scoring, bahkan bagaimana kita berinteraksi dengan nasabah kita," ungkap dia dalam Digital Banking forum 2026 'Menavigasi Babak Baru Evolusi Bank Digital', Kamis (24/9/2026).
Kevin menjelaskan Bank Amar memanfaatkan teknologi dan AI untuk otomasi dalam proses bisnis sehingga menjadi lebih cepat dan lebih baik. Hal ini juga dilaksanakan untuk mencegah fraud sekaligus memperkuat keamanan siber.
"Namun memang dua hal ini akan terus berkembangan karena kejahatan siber improve terus sehingga kita harus terus improve dari segi implementasi teknologi dan AI kita," tambah dia.
Dia memaparkan beberapa pencapaian Bank Amar adalah menjadi bank digital pertama yang membukukan profit dan bank pertama yang membagikan dividen.
"Ini tidak lepas dari credit scoring kita yg selalu di-imporve, apalagi sekarang dengan improvement AI sehingga berdampak positif di rasio perbankan, yaitu salah satunya kita memimpin NPL (non-performing loan) di bawah 1%," jelas Kevin.
Dia menambahkan adopsi teknologi tersebut juga membantu Bank Amar mencapai cost to income ratio yang relatif kecil yakni sekitar 34%. Ke depan dia menegaskan Bank Amar berfokus memberikan layanan kepada nasabah dengan lebih baik khususnya untuk segmen nasabah ritel dan Mandiri Spending Index (MSI).
"Yang mana banyak yang underserve. Oleh karena itu baik layanan kami maupun produk kami desain dan kembangkan sejalan untuk bisa mencapai segmen-segmen ini," pungkas Kevin.