Baru Sebulan, CEO Baru Apple Langsung PHK Pegawai

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
22 September 2026 10:50
CEO baru Apple, John Ternus, memegang iPhone Duo lipat yang baru dalam acara Apple di Steve Jobs Theater di Cupertino, California, AS, pada 9 September 2026. (REUTERS/Carlos Barria)
Foto: CEO baru Apple, John Ternus, memegang iPhone Duo lipat yang baru dalam acara Apple di Steve Jobs Theater di Cupertino, California, AS, pada 9 September 2026. (REUTERS/Carlos Barria)

Jakarta, CNBC Indonesia - John Ternus harus menghadapi PHK pertamanya sejak menjabat sebagai CEO Apple awal bulan ini. Keputusan ini berdampak pada sebagian kecil karyawan yang bekerja untuk layanan Apple Fitness+.

Mark Gurman dalam edisi terbaru buletin Power On menyebutkan orang yang terkena PHK adalah yang bekerja untuk fitur audio dalam layanan tersebut. Termasuk seperti sesi panduan Time to Walk dan Time tor Run, dikutip dari 9to5Mac, Selasa (22/9/2026).

Meski begitu, Apple Fitness+ dipastikan tidak akan dihentikan. Namun PHK kali ini dinilai jadi langkah awal perubahan lebih besar di masa depan bagi layanan.

Salah satu perubahan Fitness+ adalah pemangkasan biaya lebih drastis. Perubahan kemungkinan akan terjadi dalam beberapa bulan hingga tahun mendatang.

Apple Fitness+ memang tengah mengalami banyak perubahan. Hal ini jauh terjadi sebelum Ternus mengambil alih kepemimpinan Apple.

November lalu, Gurman telah melaporkan layanan itu tengah ditinjau. Layanan itu kini dipimpin Eddy Cue dan Sumbul Desai, kabarnya Cue mendesak Apple untuk bergerak lebih cepat dan kompetitif dalam kesehatan dan kebugaran.

Sementara itu, Gurman menyebut kemungkinan Fitness+ akan terintegrasi dalam aplikasi Health yang diperbarui.

PHK kali ini jadi yang pertama kali terjadi pada era Ternus. Namun Phone Arena mencatat ini menjadi kelanjutan dari sesuatu yang dilakukan perusahaan sebelumnya dan kemungkinan akan ada lebih banyak perombakan lagi.

Sebagai informasi, Apple Fitness+ merupakan layanan berlangganan dengan banyak konten terkait olahraga dan latihan. Namun layanan tersebut bukan menjadi mesin penghasil uang yang besar bagi perusahaan.

Fitness+ dikabarkan gagal tumbuh selama bertahun-tahun, berbeda dengan layanan milik Apple lainnya.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Resmi Jadi Bos Baru Apple, Berapa Gaji John Ternus?


Most Popular
Features