Cara Tahu Sisa Umur HP Xiaomi Supaya Tahu Kapan Harus Ganti

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
18 September 2026 18:20
Xiaomi resmi meluncurkan Redmi 17 di Indonesia. Dijual mulai dari harga Rp 2 jutaan, ponsel ini menyematkan baterai besar 7.500 mAh. (CNBC Indonesia/Novina)
Foto: Xiaomi resmi meluncurkan Redmi 17 di Indonesia. Dijual mulai dari harga Rp 2 jutaan, ponsel ini menyematkan baterai besar 7.500 mAh. (CNBC Indonesia/Novina)
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Setiap HP memiliki batas masa dukungan pembaruan perangkat lunak, termasuk HP Xiaomi yang banyak digunakan di Indonesia. Saat masa dukungan berakhir, ponsel sebenarnya masih dapat menyala dan digunakan.

Namun ada risiko besar yang harus dipahami yaitu tidak ada lagi tambalan celah keamanan dari pengembang, sehingga perangkat makin rentan dibajak atau disusupi penjahat siber. Selain itu, sejumlah aplikasi penting seperti perbankan dan dompet digital secara bertahap akan berhenti berjalan lancar karena sistem operasi sudah terlalu lama.

Hal ini sangat penting diketahui oleh pengguna di Indonesia. Banyak orang menggunakan HP Xiaomi selama bertahun-tahun tanpa menyadari bahwa perlindungan keamanannya sudah tidak diperbarui. Saat pembaruan keamanan berhenti padahal setiap kelemahan baru yang ditemukan di sistem tidak akan pernah diperbaiki lagi.

Artinya, setiap kali Anda membuka aplikasi keuangan atau memasukkan data pribadi, ponsel Anda berada dalam risiko.

Berapa Lama HP Xiaomi Mendapat Update?

Setiap model memiliki durasi dukungan yang berbeda. Secara umum, kebijakan Xiaomi saat ini adalah sebagai berikut:

  • Seri kelas atas dan flagship - hingga 4 tahun pembaruan sistem operasi dan 5 tahun pembaruan tambalan keamanan.
  • Seri kelas menengah - biasanya 2 hingga 3 tahun pembaruan sistem dan 4 tahun tambalan keamanan.
  • Seri entry level - biasanya 2 tahun pembaruan sistem dan 3 tahun tambalan keamanan.

Jadwal pembaruan juga dapat berbeda tergantung wilayah. Pengguna di Indonesia sebaiknya merujuk informasi yang berlaku secara resmi untuk kawasan Asia Tenggara agar mendapatkan jadwal yang paling akurat.

Cara Mengecek Sisa Usia HP Xiaomi Anda

Ada beberapa cara mudah yang dapat Anda lakukan sendiri sekarang juga:

Langkah Pertama: Ketahui Tipe HP Anda

  • Buka menu Pengaturan.
  • Gulir ke bawah dan pilih Tentang Ponsel.
  • Catat nama model dan nomor versi yang tertera di halaman tersebut.
  • Kembali ke menu Pengaturan > Tentang Ponsel.
  • Cari bagian Tingkat Tambalan Keamanan atau Pembaruan Keamanan.
  • Perhatikan tanggal yang tertera. Jika tanggalnya sudah berbulan-bulan lalu, kemungkinan besar masa dukungan akan segera berakhir atau sudah berakhir.

Cek Lewat Situs Resmi Xiaomi

  • Buka browser dan kunjungi halaman Pusat Keamanan Xiaomi.
  • Pilih menu Perangkat Pintar atau Smartphones.
  • Masukkan atau pilih nama model HP Anda.
  • Akan terlihat informasi jelas berapa lama lagi model tersebut masih mendapatkan update, serta jenis pembaruan apa saja yang masih tersedia.

Cek Pembaruan Sistem HyperOS

  • Buka Pengaturan.
  • Pilih Tentang Ponsel.
  • Ketuk bagian Xiaomi HyperOS.
  • Pilih Periksa Pembaruan.
  • Jika muncul pemberitahuan bahwa sistem sudah yang terbaru, namun tanggal pembaruan keamanan sudah lama, kemungkinan dukungan akan segera dihentikan.

Cek Lewat Pencarian Internet

  • Buka mesin pencarian dan ketik nama model HP Anda.
  • Tambahkan kata kunci seperti "batas akhir pembaruan" atau "masa dukungan Xiaomi Indonesia".
  • Hasil pencarian akan menampilkan informasi resmi maupun ulasan yang menjelaskan kapan dukungan model tersebut berhenti.

Kapan Saatnya HP Harus Diganti?

  • Jika hasil pengecekan menunjukkan hal-hal berikut, maka sudah waktunya Anda mulai bersiap mencari pengganti.
  • Tanggal pembaruan keamanan terakhir sudah lebih dari 6 bulan yang lalu.
  • Aplikasi perbankan atau dompet digital mulai menampilkan peringatan bahwa sistem operasi tidak lagi didukung.
  • Banyak aplikasi baru tidak dapat dipasang atau berjalan sering berhenti sendiri.
  • Situs resmi Xiaomi menyatakan bahwa model tersebut sudah tidak masuk dalam daftar perangkat yang didukung.

Artinya, ponsel yang tidak lagi menerima pembaruan keamanan bukan sekadar perangkat yang sudah ketinggalan zaman. Itu adalah perangkat yang tidak lagi terlindungi. Di masa ketika hampir semua urusan penting dilakukan melalui ponsel, menjaga perangkat tetap aman sama artinya menjaga uang dan data pribadi Anda sendiri.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Tips Badan Intelijen & OJK Agar HP Tidak Dibajak Maling Rekening


Most Popular
Features