Pabrik Sebar Bonus 68 Kali Gaji Biar Karyawan Enggak Demo
Jakarta, CNBC Indonesia - Micron Technology mengumumkan karyawannya di Taiwan bakal mendapatkan bonus setar 35 hingga 68 gaji bulan tahun fiskal 2026. Ini disebut berkat bisnis perusahaan chip yang luar biasa.
Kompensasi tunai minimum disebutkan sebesar 1 juta dolar Taiwan untuk karyawan yang bergabung sebelum 29 Agustus 2025, dikutip dari Reuters, Senin (14/9/2026).
Micron mengatakan insinyur tingkat pemula akan mendapatkan total imbalan rata-rata mencapai 3,4 juta dolar Taiwan. Jumlah itu terdiri dari 2,9 juta dolar Taiwan berbentuk kompensasi tunai dan sisanya berupa ekuitas dari nilai hibah.
Menurut Micron, bonus yang diberikan menjadi paling besar yang pernah ada. Lebih dari 60 ribu staf di seluruh dunia menerima penghargaan tersebut.
Pemberian bonus ini nampaknya jadi cara Micron menghindari perselisihan dengan pekerjanya. Sejumlah perusahaan chip AI diketahui menghadapi hal serupa karena pendapatan chip AI yang besar.
Berdasarkan pernyataan Jumat lalu, serikat pekerja Taoyuan mengatakan belum mencapai kesepakatan dengan Micron.
Upaya untuk adanya sistem penghargaan perusahaan sebesar 15% dari laba operasional masih dilakukan. Saat itu, serikat pekerja juga mengisyaratkan dukungan mogok kerja jika perusahaan tidak menanggapi tuntutan.
"Jika perusahaan tidak menanggapi tuntutan, serikat pekerja akan terus bergerak menuju pemogokan," kata serikat pekerja.
Sebelumnya, Samsung Electronics juga menghadapi tuntutan perubahan skema gaji dan bonus, serta karyawan mengancam melakukan mogok massal 18 hari. Kemudian perusahana menyepakati dana bonus senilai 10,5% dari laba operasi divisi chip.
(dem/dem)