TelkomGroup Sambut Positif Pemanfaatan Graha Merah Putih oleh BGN

Khoirul Anam,  CNBC Indonesia
08 September 2026 13:44
Dok TelkomGroup
Foto: Dok TelkomGroup

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyambut positif rencana pemanfaatan Graha Merah Putih (GMP) oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yang disampaikan melalui surat resmi kepada perusahaan. Hal tersebut merupakan bagian dari upaya TelkomGroup dalam mengoptimalkan aset properti melalui skema bisnis yang wajar dan proporsional secara Business to Business (B2B), dengan tetap mengedepankan ketentuan dan tata kelola yang berlaku.

"Bagi TelkomGroup, rencana penyewaan gedung GMP oleh BGN merupakan bentuk leveraging asset yang dapat menghadirkan peluang bisnis baru, termasuk melalui penyediaan layanan konektivitas dan solusi digital unggul dari yang kami miliki," ungkap Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dikutip Selasa (8/9/2026).

Lebih lanjut, Dian menjelaskan optimalisasi GMP juga menjadi bagian dari penataan dan klasterisasi kebutuhan ruang kerja di lingkungan TelkomGroup. Di tengah transformasi yang terus dijalankan, momentum ini dimanfaatkan untuk memetakan kembali fasilitas dan lokasi kerja sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing organisasi di TelkomGroup.

"Saat ini, sejumlah unit masih yang berkaitan tersebar di berbagai lokasi kerja di Jakarta. Melalui penataan ini, kami ingin menciptakan lingkungan kerja yang lebih terintegrasi sesuai stream masing-masing unit. Harapannya, ini dapat membuat kolaborasi menjadi lebih mudah, proses kerja semakin efektif, dan produktivitas karyawan semakin meningkat," jelas Dian.

Penempatan ruang kerja dan transisi BGN ke GMP akan dilakukan secara bertahap setelah proses negosiasi dan pembahasan bersama pihak-pihak terkait selesai. Telkom memastikan seluruh proses dilakukan dengan tetap memperhatikan keberlangsungan operasional dan layanan TelkomGroup, serta memastikan terciptanya lingkungan kerja yang lebih baik bagi karyawan.

Dalam proses perpindahan, aspek keamanan, keselamatan, dan kenyamanan karyawan menjadi perhatian utama Telkom. Telkom juga memastikan seluruh proses dilakukan sesuai dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG).

"Berdasarkan hasil survei dan diskusi bersama Telkom, BGN menyampaikan rencana pemanfaatan GMP untuk ruang kerja serta beberapa fasilitas workstation standar. Pemanfaatan tersebut akan dilakukan setelah proses penataan unit-unit di Telkom dan pemindahan peralatan kerja existing ke lokasi yang telah disepakati bersama," lanjut Dian.

Di sisi lain, Telkom juga melanjutkan program peremajaan Telkom Integrated Operation Center (TIOC) sebagai bagian dari siklus modernisasi teknologi perusahaan. Program ini berjalan dengan perencanaan dan tahapan tersendiri, mencakup adopsi otomasi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dan penerapan sistem monitoring generasi terkini untuk menghadirkan layanan yang lebih baik ke depan.

Dian menjelaskan, optimalisasi GMP dilakukan sejalan dengan program penataan ruang kerja di lingkungan TelkomGroup yang direncanakan sebelumnya. Saat ini, sejumlah unit bisnis masih tersebar di berbagai lokasi kerja di Jakarta, sehingga koordinasi dan kolaborasi antartim belum dapat berjalan secara optimal.

"Penataan ini diarahkan pada pengelompokan unit berdasarkan karakteristik bisnis, sehingga setiap unit dapat menempati lokasi yang lebih terintegrasi. Dengan demikian, koordinasi dan kolaborasi dapat berlangsung lebih cepat, efektif, dan pada akhirnya meningkatkan produktivitas," ujarnya.

(rah/rah) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Telkom Buka Suara Soal Kabar BGN Pindah ke Graha Merah Putih


Most Popular
Features