28 Insiden Gunung Meletus Dalam 24 Jam Terakhir, Cek Daftar Lengkapnya
Jakarta, CNBC Indonesia - Masyarakat dihebohkan dengan insiden erupsi Gunung Api Anak Krakatau pada Jumat (4/9) malam pukul 23.07 WIB. Letusan tersebut memuntahkan kolom abu yang sangat besar, bahkan diduga sampai menembus lapisan tropopause.
Sebaran abu vulkanik Krakatau juga dirasakan masyarakat di beberapa wilayah, termasuk Lampung, Banten, Jawa Barat, dan Jakarta.
Bukan cuma Anak Krakatau, pelepasan magma juga terjadi pada 3 gunung lainnya di waktu berdekatan. Masing-masing adalah Gunung Ibu di Maluku Utara, Gunung Semeru di Jawa Timur, dan Gunung Ili Lewotolok di NTT.
Meskipun terjadi berdekatan, tetapi fenomena erupsi 4 gunung ini tidak berkaitan secara langsung. Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI) Daryono mengatakan tidak ada mekanisme jalur pipa yang menghubungkan dapur magma antargunung.
Daryono menjelaskan erupsi bersamaan karena setiap sistem vulkanik telah berada pada tahap kritis akumulasi tekanan fluida dan magma yang ada di dalamnya.
"Fenomena erupsi simultan pada 4 gunung api di Indonesia pada 6 September 2026: Gunung Anak Krakatau, Gunung Semeru, Gunung Ili Lewotolok, dan Gunung Ibu merupakan manifestasi dinamika tektonik global di wilayah Ring of Fire," jelasnya, dikutip dari unggahan di akun X personalnya.
Dalam situs resmi Magma ESDM, tercatat peristiwa erupsi masih terus terjadi hingga hari ini, Senin (7/9/2026). Sepanjang 6-7 September 2026, tercatat ada XX
Erupsi Gunung 7 September 2026
- 16.23 WIT Gunung Ibu (amplitudo 28mm, durasi 50 detik)
- 14.55 WIT Gunung Ibu (amplutudo 28mm, durasi 49 detik, kolom abu -/+ 400 m di atas puncak)
- 13.39 WIT Gunung Ibu (amplitudo 28mm, durasi 41 detik)
- 13.19 WIB Gunung Semeru (amplitudo 22mm, durasi 103 detik)
- 11.43 WITA Ili Lewotolok (amplitudo 40mm, durasi 32 detik, kolom abu -/+ 600 m di atas puncak)
- 07.33 WIT Gunung Ibu (amplitudo 28mm, durasi 44 detik, kolom abu -/+ 500 m di atas puncak)
- 06.16 WIT Gunung Ibu (amplitudo 28mm, durasi 50 detik, kolom abu -/+ 500 m di atas puncak)
- 06.15 WITA Gunung Ili Lewotolok (amplitudo 40mm, durasi 66 detik, kolom abu -/+ 600 m di atas puncak)
- 05.41 WITA Gunung Ili Lewotolok (amplitudo 40mm, durasi 42 detik, kolom abu -/+ 600 m di atas puncak)
- 04.50 WIB Gunung Semeru (amplitudo 17mm, durasi 112 detik)
- 00.16 WIT Gunung Ibu
Erupsi Gunung 6 September 2026
- 22.48 WIT Gunung Ibu (kolom abu -/+ 500 m di atas puncak)
- 21.37 WITA Gunung Ili Lewotolok (amplitudo 40mm, durasi 32 detik, kolom abu -/+ 500 m di atas puncak)
- 20.23 WIB Gunung Anak Krakatau (amplitudo 58mm, durasi 44 detik)
- 18.59 WIT (kolom abu -/+ 600 m di atas puncak)
- 18.47 WIT Gunung Ibu (kolom abu -/+ 600 m di atas puncak)
- 15.49 WIB Gunung Semeru (amplitudo 19mm, durasi 91 detik)
- 14.26 WIT Gunung Ibu (kolom abu -/+ 600 m di atas puncak)
- 13.39 WIB Gunung Semeru (amplitudo 20mm, durasi 117 detik)
- 11.26 WIT Gunung Ibu
- 10.07 WIB Gunung Semeru (amplitudo 22mm, durasi 86 detik)
- 10.04 WIT Gunung Ibu (kolom abu -/+ 600 m di atas puncak)
- 07.51 WIB Gunung Semeru (amplitudo 23mm, durasi 102 detik, kolom abu -/+ 1.000 m di atas puncak)
- 07.10 WIB Gunung Anak Krakatau (amplitudo 50mm, durasi 16 detik)
- 06.41 WITA Gunung Ili Lewotolok (amplitudo 40mm, durasi 82 detik, kolom abu -/+ 600 m di atas puncak)
- 06.11 WITA Gunung Ili Lewotolok (amplitudo 40mm, durasi 40 detik, kolom abu -/+ 400 m di atas puncak)
- 04.55 WIT Gunung Ibu (amplitudo 15mm, durasi 35 detik, kolom abu -/+ 400 m di atas puncak)
- 03.53 WIB Gunung Anak Krakatau
(fab/fab)