Semua Warga Korea Bisa Pakai AI Gratis, Dibayarin Pemerintah

Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
Rabu, 02/09/2026 17:20 WIB
Foto: (via Re/IMAGO/Michael Bihlmayer)

Jakarta, CNBC Indonesia - Korea Selatan berencana memberikan akses gratis ke layanan AI generatif premium bagi seluruh warganya melalui program "AI for All".

Ini merupakan inisiatif besar pertama yang dipimpin negara yang memperlakukan teknologi tersebut layaknya layanan utilitas publik.

Layanan ini akan membantu berbagai kebutuhan sehari-hari, seperti membuat janji dokter, mencari apartemen, mengurus pajak hingga mendapatkan rekomendasi pendidikan.


Mengutip TechSpot, program tersebut mulai diuji coba pada September dan ditargetkan meluncur lebih luas akhir tahun ini. Pemerintah telah menunjuk tiga konsorsium teknologi yang dipimpin perusahaan telekomunikasi terbesar Korea Selatan dan operator Kakao.

Nantinya, para pelaku usaha kecil juga bisa memanfaatkan AI untuk menghitung pajak dan mengecek kelayakan mereka mendapatkan bantuan pemerintah. Sementara itu, orang tua akan memperoleh rekomendasi konten pendidikan.

Masing-masing konsorsium akan meluncurkan aplikasi AI sendiri dan menambahkan fitur AI generatif ke produk yang sudah tersedia. Pengguna akan memperoleh akses tanpa batas, termasuk tanpa pembatasan jumlah token dalam layanan yang didukung pemerintah.

Pemerintah Korea Selatan akan menyediakan sebagian kapasitas komputasi, termasuk mendistribusikan hingga 512 chip Nvidia B200 kepada tiga konsorsium dan membantu biaya operasional.

Program ini menjadi strategi Seoul untuk memperkuat industri AI domestik sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap teknologi AS dan China. Pemerintah memperkirakan lebih dari 20 juta warga telah menggunakan AI generatif gratis.

Namun demikian, Kementerian Sains dan TIK Korea Selatan belum mengungkap total anggaran program tersebut.

Korea Selatan juga meningkatkan belanja AI. Pemerintahan Presiden Lee Jae Myung mengalokasikan sekitar 10 triliun won atau US$7,2 miliar untuk AI pada 2026, tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Bagi Korea Selatan, program ini akan menjadi uji coba untuk melihat apakah AI generatif bisa berkembang menjadi bagian dari infrastruktur digital dasar masyarakat. Keberhasilannya akan sangat bergantung pada kemampuan sistem memberikan layanan yang cukup akurat dan andal untuk kebutuhan sehari-hari.

Hingga kini, pemerintah Korea Selatan belum menetapkan target jumlah pengguna untuk layanan AI gratis tersebut.


(dem/dem)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Bill Gates Usulkan Pajak AI