Dosen Dipecat Usai Sebut Orang Melayu Bisa Terbang

Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
Kamis, 27/08/2026 10:30 WIB
Foto: Ilustrasi praktisi karate pria sedang melayang di udara saat melakukan tendangan melompat. (Istock)

Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang dosen asal Malaysia, Solehah Yaacob dipecat dari tempatnya mengajar Universitas Islam Internasional Malaysia (IIUM). Ini terjadi usai dia mengklaim orang Melayu kuno bisa terbang dan mengajarkan kung fu terbang kepada orang China.

Mengutip Asia One, IIUM tak mengungkapkan alasan pemutusan kontrak. Hanya disebutkan Solehah tidak diizinkan menggunakan gelar, posisi, atau afiliasi terkait kampus dalam materi apapun.

Pengumuman itu dilakukan agar tidak ada kesalahpahaman mengenai status pakar bahasa dan linguistik Arab. Termasuk juga menjaga integritas dan reputasi dari lembaga tersebut.


Solehah tak menerima keputusan pemecatan. Dia berencana akan menyeret kampus itu ke Pengadilan Industrial.

"Saya dipecat dalam waktu 24 jam dan tidak diizinkan mengajukan banding. IIUM ingin membayar setara dengan enam bulan gaji, namun saya menolak," ucapnya.

Selain klaim orang Melayu mengajarkan kung fu terbang pada orang China, dia juga sempat mengungkapkan soal orang Romawi kuno mempelajari teknik pembuatan kapal dari dunia melayu.

Video klaimnya itu viral tahun lalu. Solehah mengatakan klaim itu berdasarkan studinya pada sumber Arab klasik.

Ucapannya juga membuat IIUM membentuk panel penyelidikan internal untuk memeriksa klaimnya.

Mengenai hal ini, Menteri Pendidikan Tinggi Datuk Seri Zambry Abdul Kadir mendorong akademisi menahan diri membuat pernyataan di luar bidang keahlian mereka. Sementara IIUM mengatakan pandangan Solehah bukan mewakili posisi resmi universitas.


(dem/dem)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Inovasi ABB Manfaatkan AI di Bisnis Pulp & Paper hingga Tambang