Bocah 18 Tahun Minta iPhone Baru, Satu Keluarga Tewas Mengenaskan

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
26 August 2026 10:20
Orang-orang menunggu dalam antrian di luar toko ritel Apple, New Delhi, India, Jumat (19/9/2025). (REUTERS/Bhawika Chhabra)
Foto: REUTERS/Bhawika Chhabra

Jakarta, CNBC Indonesia - Satu keluarga meninggal dunia perihal iPhone. Ini bermula dari anak lelak berusia 18 tahun bernama Kunal Murlidhar Chandvade yang meminta iPhone baru.

Namun permintaan itu tidak dipenuhi. Berupaya agar bisa mendapatkan apa yang diinginkan, dia kemudian pergi ke tebing Bukit Khavdya Tisgaon.

Dia ingin membujuk orang tuanya. Namun kemudian terjatuh dari bukit Khavdya.

Naas, ayahnya Murlidhar Chandvade (48) ikut meninggal karena berpegangan pada tangan anaknya yang akan terjatuh.

"Kepala desa dan penduduk desa lainnya mencoba menenangkan bocah itu, tetapi dia tak mau mendengarkan. Ayahnya mencoba membujuk anaknya dan akhirnya ikut mendakit bukit untuk membawa anaknya menjauh dari tepi tebing," kata Bupati Vinay Gowda, dikutip dari The Hindu, Rabu (26/8/2026).

"Anak laki-laki itu jatuh dari tebing, sambil berpegangan pada tangan ayahnya, dia menarik ayahnya ikut jatuh bersamanya," imbuhnya.

Nasib buruk tak hanya sampai di situ. Ibunya Sangeeta Murlidhar Chandvade (42) mencoba menyelamatkan anak dan suaminya yang terjatuh.

Namun dia pun ikut terpeleset jatuh saat melakukan upaya tersebut.

Otopsi telah dilakukan, ungkap asisten inspektur polisi Naresh Thakare. Semua jenazah juga telah dikembalikan kepada keluarga.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Dunia Diguncang Gempa Dahsyat Beruntun Selama 8 Jam, Pertanda Apa?


Most Popular
Features