Game PC Solitaire Punya Tujuan Tersembunyi yang Tak Disadari Pemainnya

MFakhriansyah, CNBC Indonesia
Rabu, 12/08/2026 13:15 WIB
Foto: Games Solitaire. (Dok. solitaired.com)

Jakarta, CNBC Indonesia - Banyak pengguna tak sadar jika dua aplikasi gim populer di komputer Windows lawas, yakni Solitaire dan Minesweeper, punya tujuan tersembunyi. Ternyata, keberadaan keduanya bukan sekadar hiburan, tetapi dirancang untuk membantu orang belajar menggunakan komputer pada awal teknologi itu muncul. 

Dalam situs resminya, Microsoft mengungkap Solitaire yang hadir pada 1990, dirancang untuk membantu pengguna terbiasa menggunakan mouse. Sebab, saat itu, banyak orang belum familier terhadap komputer, termasuk soal pengoperasiannya menggunakan mouse

Lewat Solitaire, pemain harus mengambil kartu, menyeretnya, lalu meletakkannya di tempat tertentu. Aktivitas tersebut membuat pengguna berulang kali berlatih gerakan drag-and-drop.


Dengan cara itu, Microsoft bisa memperkenalkan fungsi mouse tanpa harus memberikan tutorial khusus. Pengguna mempelajarinya sambil bermain. Tak disangka, solitaire kemudian menjadi salah satu gim paling populer yang pernah disertakan dalam Windows.

Dalam situs resminya, pengembang gim mengungkap, Solitaire telah dimainkan lebih dari 35 juta orang setiap hari pada awal-awal eksis.  

Sementara itu, Minesweeper juga memiliki fungsi yang berkaitan dengan penggunaan mouse. Gim ini mengharuskan pemain menggunakan klik kiri untuk membuka kotak dan klik kanan untuk memasang tanda bendera.

Mengutip situs Minesweeper, permainan tersebut membuat pengguna terbiasa menggunakan kedua tombol mouse sekaligus melatih ketepatan dalam mengarahkan kursor. Berkat kedua aplikasi gim itulah, Microsoft berhasil membuat penggunanya terbiasa menggunakan komputer dengan perangkat lunak buatannya tanpa harus melihat tutorial khusus. 

Namun, keberadaan dua aplikasi itu kemudian berubah. Sejak 2018, ketika Windows 8 rilis, Solitaire dan Minesweeper tidak lagi hadir sebagai gim bawaan seperti versi Windows sebelumnya. Pengguna kemudian dapat mengunduhnya melalui Windows Store.


(mfa)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Inovasi Fintech Lending Atasi Gap Kredit UMKM Sebesar Rp2.400 T