Komdigi Lelang Frekuensi, Rp 30 Triliun Masuk Kas Negara

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
22 July 2026 19:30
Menteri Komdigi Meutya Hafid saat ditanya mengapa ketiga opsel menangkan lelang dua frekuensi, di Jakarta, Selasa (21/7/2026). (CNBC Indonesia/Novina)
Foto: (CNBC Indonesia/Novina)

Jakarta, CNBC Indonesia - Lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz yang baru selesai dipastikan akan menyumbang bagi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid mengatakan potensinya mencapai Rp 30 triliun pada 10 tahun.

"Kemudian di antara lainnya juga potensi pendapatan negara dari pengelolaan spektrum ini menyumbang penerimaan negara bukan pajak atau PNBP sebesar Rp 6 triliun pada tahap awal, dan total proyeksi penerimaan negara mencapai Rp 30 triliun dalam jangka waktu 10 tahun," jelas Meutya di Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Dia mengatakan tambahan tersebut akan menjadi sejumlah program yang sesuai kebutuhan masyarakat.

"Jadi tambahan nilai ekonomi untuk negara ini tentu akan dikembalikan lagi untuk pembangunan program-program yang pro-rakyat," kata Meutya.

Lelang dua spektrum itu dimenangkan ketiga operator seluler, dengan perbedaan bandwidth, Pada 700 MHz, XLSMART mendapatkan 30 MHz, Telkomsel 20 MHz, dan Indosat 20 MHz.

Sementara 2,6 GHz, Telkomsel mendapatkan 80 MHz, Indosat 60 MHz, dan XLSMART 50 MHz.

Usai proses ini, para operator diwajibkan menghadirkan layanan 4G berkualitas untuk 538 desa dan kelurahan. Selain itu juga mempercepat pembangunan jaringan 5G di tanah air.

(dem/dem) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article 3 Opsel Sah Menangkan Frekuensi 700 Mhz-2,6 GHz, Ini Pembagiannya


Most Popular
Features