Dua Raksasa China Bersatu demi iPhone, Blokir Xi Jinping Bobol
Jakarta, CNBC Indonesia - Dua raksasa asal China Alibaba dan Baidu memastikan bekerja sama dengan Apple. Dengan kemitraan ini, pengguna Apple di China dapat mengakses teknologi AI milik kedua perusahaan.
Juru bicara Alibaba telah mengonfirmasi kabar tersebut. Qwen buatan perusahaan akan diintegrasikan iOS, iPadOS, macOS, dan VisionOS.
"Qwen akan diintegrasikan dalam Apple Intelligence di iOS, iPadoS, macOS, dan VisionOS untuk pengguna China," kata juru bicara Alibaba, dikutip dari CNBC Internasional, Jumat (17/7/2026).
Juru bicara Alibaba menjelaskan kombinasi antara Apple dan Qwen akan membuat pengguna dapat mengakses kemampuan seperti pemahaman dan pembuatan teks serta gambar. Pengguna bisa melakukannya tanpa harus berpindah antar alat lagi.
Serupa, Baidu juga memastikan bekerja sama dengan Apple untuk fitur Apple Intelligence dalam iPhone di China.
Saham kedua perusahaan naik pada Kamis karena kabar kerja sama tersebut. Saham Alibaba yang terdaftar di bursa Hong Kong mengalami kenaikan 5%, dan Baidu meningkat 4%.
Sebelumnya, Administrasi Ruang Siber China memasukkan Apple Intelligence dalam penyedia layanan yang disetujui di negara tersebut. Terdapat enam layanan AI berbasis ponsel yang masuk daftar, termasuk Huawei Technologies.
Kerja sama ini hadir saat keadaan persaingan teknologi, termasuk AI, antara AS dan China tengah memanas. Kedua negara terus berupaya untuk bisa memenangkan dominasi AI di dunia.
AS misalnya membatasi kemampuan China mengakses chip canggih yang ada di negaranya. Sementara China menghalangi investasi AS ke perusahaan teknologi lokal.
Dominasi ini penting, sebab laporan dari organisasi riset RAND menyebutkan karena bisa memenangkan untuk sektor ekonomi dan menjadi standar global.
"Kepemimpan AI jadi sangat penting untuk daya saing ekonomi, penetapan standar global, dan pemeliharaan tata pemerintahan yang demokratis," jelas RAND.
(dem/dem) Add
source on Google