Dapat Duit dari Game, Orang Ini Pesan Kapal Raksasa Rp 14,6 Triliun

Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
Jumat, 10/07/2026 19:40 WIB
Foto: Kapal penelitian laut VARD RV11000. (Dok. VARD)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pendiri Valve, Gabe Newell, menggelontorkan dana sekitar US$815 juta atau sekitar Rp14,6 triliun untuk membangun salah satu proyek eksplorasi laut paling ambisius yang pernah dibuat. Kapal riset tersebut dirancang untuk menjelajahi bagian terdalam dan paling misterius di lautan Bumi.

Pada Mei 2026, perusahaan pembuat kapal asal Norwegia, VARD, mengumumkan telah memperoleh kontrak dari organisasi riset kelautan milik Gabe Newell, Inkfish, untuk membangun kapal riset bernama RV11000.

Kapal raksasa tersebut akan digunakan dalam berbagai ekspedisi ilmiah ke wilayah laut terdalam yang masih minim dieksplorasi. Kapal ini diharapkan bisa membantu ilmuwan menemukan berbagai temuan baru mengenai ekosistem bawah laut.


Berdasarkan keterangan resmi VARD, RV11000 memiliki panjang 162 meter dan lebar 28 meter. Ukurannya jauh lebih besar dibanding kapal riset pertama milik Newell, RV6000, yang menelan biaya sekitar US$300 juta dan dijadwalkan meluncur pada 2028.

RV11000 akan mendukung berbagai aktivitas penelitian, mulai dari pemetaan dasar laut, pengambilan sampel, pengoperasian kendaraan bawah laut tanpa awak (ROV), hingga misi kapal selam berawak di kedalaman mencapai 11.000 meter. Kemampuan tersebut memungkinkan para peneliti menjangkau titik-titik terdalam di samudra.

Untuk menunjang misi tersebut, kapal ini dilengkapi sistem peluncuran kapal selam, hanggar khusus untuk dua kapal selam berawak, sistem sepanjang 40 meter untuk mengambil sampel dasar laut, serta peralatan pengangkat khusus yang mampu beroperasi hingga kedalaman 15.000 meter.

Salah satu fitur paling menonjol dari RV11000 adalah pemasangan baterai terbesar yang pernah dipasang pada sebuah kapal. Menurut VARD, sistem tersebut memungkinkan kapal beroperasi secara senyap hingga 12 jam, sehingga mengurangi kebisingan yang dapat mengganggu pengamatan ilmiah maupun kehidupan biota laut.

Selain itu, kapal juga dibekali empat penstabil aktif untuk meningkatkan performa saat menghadapi gelombang tinggi. Di dalamnya tersedia laboratorium, bengkel, kantor, serta akomodasi bagi hingga 130 ilmuwan dan awak kapal, dengan sebagian besar mendapatkan kabin pribadi.

"Kapal generasi berikutnya ini dibangun berdasarkan desain sebelumnya untuk menghadirkan kemampuan, fleksibilitas, dan jangkauan yang jauh lebih besar guna mendukung penelitian ilmiah," kata pimpinan proyek pembangunan kapal dan proyek khusus Inkfish, Stu Buckle, dikutip dari Dexerto, Jumat (10/7/2026).

"RV11000 akan menjadi platform yang dibangun secara khusus untuk melampaui batas kemampuan riset kelautan, memperkuat kemampuan kami mendukung para ilmuwan dan membuka pemahaman baru tentang lautan," lanjutnya.

Saat ini, pengiriman RV11000 dijadwalkan pada Q1 2030. Artinya, Gabe Newell masih harus menunggu beberapa tahun lagi sebelum dapat memulai era eksplorasi laut dalam dengan kapal barunya tersebut.

Sembari menunggu kapal selesai dibangun, bos Valve itu diketahui tinggal di rumah mewah senilai sekitar US$71 juta di Florida, Amerika Serikat. Rumah tersebut bahkan dilengkapi terowongan pribadi yang langsung terhubung ke pantai.

Valve adalah perusahaan yang terkenal dengan pengembang game Counter Strike, Dota 2, dan Half-Life serta perangkat gaming Steam Deck dan Steam Machine. 


(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Intip Potensi Tokenisasi Aset Jadi Investasi Digital Masa Depan