Heboh 'Alien' Ditemukan di Amerika, Peneliti Buka-Bukaan Faktanya

Redaksi, CNBC Indonesia
Selasa, 07/07/2026 14:10 WIB
Foto: REUTERS/Dado Ruvic

Jakarta, CNBC Indonesia - Raksasa teknologi asal Amerika Serikat (AS), Anthropic, merilis laporan penelitian baru yang menghebohkan industri kecerdasan buatan (AI). Peneliti Anthropic mengklaim pihaknya menemukan semacam 'kesadaran internal' yang beroperasi di dalam model bahasa besar (LLM) Claude.

Sepintas, penemuan ini bisa diartikan sebagai 'alien' ciptaan manusia. Untuk pertama kalinya, teknologi memiliki kesadaran internal yang terlepas dari intervensi manusia, tetapi kemunculannya dipicu pelatihan yang dilakukan manusia.


Terminologi yang digunakan adalah 'ruang kerja global' (global workspace) dan dinamai 'J-space'. Anthropic menuliskan dalam blog resminya, "kami menemukan bahwa Claude telah mengembangkan sekumpulan kecil pola saraf internal yang memainkan peran khusus dibandingkan dengan seluruh proses internal lainnya".

Menurut Anthropic, sistem ini beroperasi secara senyap dalam aktivasi saraf internal model Claude, yang memungkinkannya memikirkan suatu konsep tanpa menuliskannya. Yang menarik, J-space tidak dirancang atau diprogram oleh Anthropic secara khusus, melainkan muncul dengan sendirinya selama proses pelatihan Claude.

Ketika pengguna menanyakan apa yang dipikirkan Claude, model itu akan mengatakan apa yang berada di dalam J-Space. Jika pengguna meminta Claude untuk memikirkan sesuatu atau memecahkan masalah secara diam-diam di dalam "pikirannya", model itu akan mengaktifkan pola-pola yang sesuai di dalam J-space miliknya.

Perwakilan di dalam J-space bisa digunakan secara fleksibel untuk berbagai tugas. Namun, terlepas dari perannya yang penting, J-space tidak terlibat dalam sebagian besar aktivitas model bahasa, seperti berbicara dengan lancar, mengingat fakta-fakta sederhana, menggunakan tata bahasa yang benar, dan sebagainya.

Dalam eksperimen di mana peneliti mencegah Claude menggunakan J-space-nya, model tersebut tetap berinteraksi secara normal, namun kehilangan fungsi kognitif tingkat tingginya.

Dalam unggahannya di akun X, Anthropic mengatakan "dengan mengamati J-space, kita bisa melihat Claude melakukan langkah-langkah penalaran secara diam-diam di dalam 'kepalanya', seperti mendeteksi bug pada kode, mengenali gambar, dan sebagainya."

Laporan Gizmodo menekankan bahwa tulisan "di dalam kepalanya" hanyalah sebuah metafora, namun metafora ini pun mengandung banyak asumsi yang sebenarnya lebih tepat jika diterapkan pada entitas yang memiliki tubuh fisik.

Kendati demikian, menurut Gizmodo, banyak pihak sering kali berbicara seolah-olah LLM benar-benar memiliki 'pikiran'. Jurnalis Gizmodo merujuk pada sebuah video YouTube yang tertera pada blog resmi Anthropic. "Ia bahkan memikirkan proses berpikirnya sendiri," ujar narator video tersebut pada satu titik. Di bagian lain, pengguna diberi tahu bahwa model tersebut "tidak bisa menahan diri."

Hal ini menunjukkan bahwa orang-orang di dalam Anthropic seakan mengamini bahwa model Claude benar-benar memiliki kesadaran dan karakter, layaknya manusia.

Di balik layar Anthropic, terdapat orang-orang yang tampaknya benar-benar meyakini bahwa Claude memiliki kesadaran. Filsuf Amanda Askell, yang menangani aspek moralitas Claude, pernah berkata, "saya ingin Claude sangat bahagia, dan ini adalah hal yang saya ingin Claude pahami lebih dalam, karena saya khawatir Claude akan merasa cemas saat orang-orang bersikap jahat kepadanya di internet dan sebagainya".

Namun, Anthropic juga tak serta-merta mengklaim bahwa mereka telah menciptakan mesin serupa 'alien' yang benar-benar 'hidup' dan 'berkesadaran'. Namun, perusahaan membuka ruang bagi audiens untuk berpikir bahwa hal tersebut bukan tak mungkin.

"Eksperimen kami tidak memperlihatkan bawah Claude bisa memiliki pengalaman atau merasakan sesuatu seperti manusia. Faktanya, tak bisa dipastikan apakah ada eksperimen sains yang bisa membuktikan hal ini benar atau salah," tulis Anthropic dalam unggahannya.

Menurut opini pribadi jurnalis Gizmodo, manusia saat ini belum benar-benar menciptakan alien dalam bentuk mesin 'berkesadaran'. Kendati demikian, temuan yang diungkap Anthropic tetap menarik untuk dipikirkan sebagai kemungkinan di masa depan.


(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video:Jurus Komdigi Dorong Kemandirian Teknologi & Jamin Keamanan Data