Heboh Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia, DPR Turun Tangan

Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
Senin, 06/07/2026 14:32 WIB
Foto: (Kiri-Kanan) Senior Director of Tokopedia and TikTok E-commerce Indonesia, Stephanie Susilo , Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, dan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli saat menyampaikan keterangan pers terkait dengan beredarnya isu PHK di Tokopedia yang disampaikan di Jakarta, Senin (6/7/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sin Po Tv)

Jakarta, CNBC Indonesia - DPR ikut turun tangan setelah heboh kabar PHK yang terjadi di Tokopedia pekan lalu. Wakil ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad melakukan pertemuan dengan perwakilan TikTok dan Tokopedia beserta Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Senin (6/7/2026).

Dasco menjelaskan pihaknya telah mengetahui hal-hal viral termasuk isu PHK yang terjadi pada karyawan TikTok dan Tokopedia. Pihaknya kemudian memfasilitas pertemuan antara perusahaan dan kementerian.


"Hari ini saya memfasilitas pertemuan kami mengundang perwakilan dari baik TikTok di China maupun TikTok di Indonesia yang mengakuisisi Tokopedia. Tadi sudah bersama-sama Bapak Menteri Tenagakerja kita melakukan dialog," kata Dasco dalam konferensi pers.

Dalam kesempatan itu, Executive Director of Tokopedia and TikTok Shop Indonesia Stephanie Susilo membantah kabar adanya PHK yang terjadi di perusahaan tersebut. Menurutnya yang terjadi adalah penataan perusahaan dan internal mobility.

Meski begitu, beberapa karyawan memilih meninggalkan perusahaan dalam program tersebut. Mereka memilih bekerja di tempat lain atau disalurkan ke lingkungan grup bisnis TikTok dan Tokopedia.

"Yang pertama adalah tidak ada pemutus hubungan kerja di TikTok atau Tokopedia Group. Yang ada adalah penataan tenaga kerja yang sedang kami lakukan dan internal mobility di dalam TikTok atau Tokopedia Group," jelasnya.

"Dalam program penataan ini memang ada yang sudah memilih untuk mengambil paket kompensasi, dan memilih untuk bekerja di tempat lain atau disalurkan di lingkungan grup bisnis TikTok Tokopedia," dia menambahkan.

Stephanie menjelaskan pihaknya membuka rekrutmen untuk lebih dari 100 posisi di Indonesia.

Yassierli mengungkapkan apresiasi penataan dalam perusahaan. Hal tersebut, dia menjelaskan untuk karyawan dapat tetap beekrja dalam ekosistem TikTok dan Tokopedia Group.

"Karena kita tahu TikTok Group tentu memiliki beberapa lini usaha dan ini juga memberikan kesempatan kepada pekerja untuk kemudian bisa bekerja di lini usaha yang lain," ujar Yassierli.

Sebelumnya, beredar kabar 90% karyawan Tokopedia dipecat pekan lalu. Narasumber CNBC Indonesia mengatakan lebih dari 450 karyawan di unit teknologi terdampak keputusan ini.

Gelombang PHK menyisakan sekitar 10% dari 2.500 karyawan sejak Tokopedia diakusisi TikTok dari GoTo. Karyawan yang tersisa hanya di unit bisnis, trust and safety, dan teknologi.


(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Tiktok Nonaktifkan 780 Ribu Akun Anak di Bawah Usia 16 Tahun