Begini Cara Ngecas HP yang Benar, Supaya Baterai Awet dan Tahan Lama

Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
Kamis, 02/07/2026 07:00 WIB
Foto: Baterai Smartphone removable. (Dok. Pexel)
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Mengisi daya baterai HP adalah kebiasaan rutin yang kita lakukan setiap hari. Tapi tahukah kamu? Banyak orang masih melakukannya dengan cara yang kurang tepat dan tanpa disadari, kebiasaan ini bisa memperpendek usia pakai baterai, membuat perangkat cepat panas, bahkan menimbulkan risiko kerusakan serius.

Cara mengisi daya yang salah dapat memicu panas berlebih, merusak sel-sel baterai, menurunkan kemampuan penyimpanan daya secara bertahap, dan dalam kasus yang jarang tetapi berbahaya, meningkatkan risiko baterai mengembung hingga ancaman keamanan HP. Oleh karena itu, memahami cara mengecas yang benar sangat penting agar HP tetap bekerja optimal dan baterai bertahan selama mungkin.

Berikut panduan lengkap dan jelas, dirangkum dari CNET serta panduan resmi produsen perangkat:


1. Gunakan Charger & Kabel yang Sesuai atau Asli

Salah satu kesalahan paling umum adalah menggunakan charger atau kabel sembarangan yang tidak sesuai spesifikasi. Kenapa penting? Charger bawaan atau yang direkomendasikan pabrik sudah disesuaikan dengan tegangan dan arus listrik yang dibutuhkan HP. Charger murah atau tidak bersertifikasi seringkali tidak memiliki pengaturan tegangan yang stabil, sehingga bisa mengirimkan arus berlebih atau tidak merata. Hal ini bisa merusak sel baterai secara perlahan, bahkan merusak komponen pengisian daya di dalam HP.

Jika charger asli rusak, gantilah dengan yang memiliki sertifikasi resmi (seperti MFi untuk iPhone atau sertifikasi USB-IF untuk perangkat Android) agar tetap aman dan mendukung kinerja baterai.

2. Hindari Menggunakan HP Saat Sedang Dicas

Banyak orang terbiasa menonton video, bermain gim, atau membalas pesan saat HP sedang terhubung ke sumber listrik. Kebiasaan ini sebaiknya dihentikan. Alasannya, saat dicas, baterai dan komponen pengisian daya sudah menghasilkan panas alami. Jika digunakan secara bersamaan, prosesor, kartu grafis, dan layar juga akan bekerja keras dan menambah sumber panas.

Akibatnya, suhu di dalam perangkat bisa melonjak tinggi. Panas berlebih adalah musuh utama baterai litium-ion yang digunakan di hampir semua HP masa kini - suhu tinggi akan mempercepat penurunan kualitas baterai secara signifikan.

Penggunaan ringan seperti memeriksa waktu atau membaca pesan singkat masih aman, tetapi hindari aktivitas berat yang membebani sistem HP.

3. Pastikan Ada Ventilasi Udara yang Cukup

Panas yang terperangkap di dalam bodi HP adalah penyebab utama kerusakan jangka panjang. Jangan letakkan HP di atas permukaan yang mengisolasi panas saat dicas, seperti di atas kasur, bantal, selimut, atau karpet. Material ini menghambat aliran udara dan membuat panas tidak bisa keluar. Sebaiknya letakkan di permukaan yang datar, keras, dan terbuka seperti meja atau lantai.

Jika HP kamu menggunakan casing tebal atau berbahan yang sulit menghantarkan panas, sebaiknya lepas casing saat mengisi daya. Bahkan Apple secara resmi menyarankan hal ini untuk pengguna iPhone, agar suhu perangkat tetap terjaga dan tidak melampaui batas aman.

4. Mengenal Mitos & Fakta Mengenai Pengisian Daya Berlebih

Banyak orang khawatir jika membiarkan HP terhubung ke charger semalaman akan membuat baterai "terisi berlebih" dan rusak. Namun ini sebagian besar sudah menjadi mitos untuk perangkat modern.

Faktanya, hampir semua HP keluaran 5-7 tahun terakhir sudah dilengkapi dengan sistem pengaturan daya cerdas. Begitu baterai mencapai 100%, aliran listrik akan terputus otomatis, sehingga tidak ada risiko pengisian berlebih.

Contohnya, pada iOS 13 ke atas ada fitur Pengisian Baterai yang Dioptimalkan, yang akan menahan pengisian daya di angka sekitar 80% hingga kamu siap menggunakan HP, baru melengkapinya menjelang waktu kamu biasa membuka ponsel. Sebagian besar HP Android terbaru juga memiliki fitur serupa, bahkan bisa membatasi kecepatan pengisian cepat agar suhu tetap stabil dan usia baterai terjaga lebih lama.

Tambahan Tips Agar Baterai Lebih Awet

Selain poin-poin di atas, ada kebiasaan kecil lain yang sangat membantu:

  • Jangan tunggu baterai sampai benar-benar habis (0%) untuk mengecasnya. Baterai litium-ion bekerja paling baik jika berada di kisaran daya 20% hingga 80%. Sering mengosongkan daya hingga nol justru membebani sel baterai.
  • Hindari mengecas di tempat yang sangat panas atau sangat dingin. Suhu ruangan normal (sekitar 20°C-25°C) adalah kondisi terbaik untuk proses pengisian.
  • Jangan selalu gunakan pengisian daya cepat jika tidak terburu-buru. Pengisian cepat memang nyaman, tetapi menghasilkan panas lebih tinggi dibandingkan pengisian biasa. Gunakan hanya saat diperlukan.

Dengan menerapkan kebiasaan ini, kamu bisa menjaga kesehatan baterai HP agar tetap optimal selama bertahun-tahun, mengurangi kebutuhan penggantian baterai, dan menjaga keamanan perangkat sehari-hari.


(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Solusi HashMicro Bantu Industri Perkuat Manajemen Risiko Era AI