Siap Panas, Daftar Wilayah yang Masuk Puncak Musim Kemarau Juli 2026

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
30 June 2026 18:40
Warga berjalan dengan menutup kepala untuk berlindung dari terik matahari di Sudirman, Jakarta, Rabu (29/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Warga berjalan dengan menutup kepala untuk berlindung dari terik matahari di Sudirman, Jakarta, Rabu (29/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah daerah memasuki puncak musim kemarau pada Juli 2026. Jumlahnya mencapai 83 Zona Musim (ZOM) atau 12,26% luas daratan Indonesia.

Sebagian besar wilayah Indonesia baru akan memasuki puncak musim kemarau pada bulan Agustus 2026. Bulan depan, jumlahnya mencapai 369 ZOM atau 48,84%.

Untuk September, 169 ZOM atau 25,41% baru memasuki puncak musim kemarau.

Dalam Pemutakhiran Prediksi Musim Kemarau 2026 yang dikeluarkan BMKG, disebutkan beberapa wilayah yang masuk dalam puncak musim kemarau pada Juli 2026:

  • Sebagian Sumatera
  • Sebagian kecil Kalimantan
  • Sebagian kecil Jawa
  • Nusa Tenggara Timur bagian selatan
  • Sulawesi Barat bagian utara
  • Sulawesi Tengah bagian barat
  • Sebagian kecil Maluku
  • Papua Barat Daya bagian selatan
  • Papua Barat bagian Tengah
  • Papua bagian timur

Berikut daftar wilayah yang masuk musim puncak kemarau pada Agustus dan September mendatang:

Bulan Agustus

  • Sumatera bagian tengah
  • Sebagian besar Jawa
  • Bali
  • Nusa Tenggara Barat
  • Sebagian Nusa Tenggara Timur
  • Sebagian besar Kalimantan
  • Sebagian Sulawesi
  • Sebagian Maluku
  • Maluku Utara bagian Selatan
  • Sebagian besar Pulau Papua.

Bulan September

  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Sebagian besar Sumatera Selatan
  • Lampung
  • Sebagian kecil Jawa
  • Sebagian besar Nusa Tenggara Timur
  • Kalimantan bagian selatan
  • Sebagian besar Sulawesi
  • Sebagian besar Maluku Utara
  • Sebagian Maluku
  • Papua Pegunungan bagian tengah

BMKG menjelaskan puncak musim kemarau 2026 di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi sama dengan normalnya. Jumlahnya mencapai 377 ZOM atau 38,15% luas daratan Indonesia.

Namun ada beberapa wilayah yang lebih lambat dari normalnya, yakni 198 ZOZM atau 46,75% luas daratan Indonesia.

Sebanyak 124 ZOM atau 15,10% luas daratan di Indonesia diprediksi akan mengalami puncak musim kemarau maju dari biasanya pada tahun ini.

Sementara itu, BMKG juga menuliskan sebagian besar musim kemarau di tanah air berlangsung 10-21 dasarian. Ini terjadi pada 388 ZOM atau mencakup 47,45% daratan Indonesia.

(dem/dem) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Kapan RI Diterjang Suhu Super Panas Mendidih? Ini Prediksinya


Most Popular
Features